Tampilkan postingan dengan label Sosial-Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial-Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Dandim Instruksikan Tingkatkan Kewaspadaan

Dandim Instruksikan Tingkatkan Kewaspadaan

PWI Pamekasan 04.15 Add Comment
Pamekasan (PWINews) - Pasca terbunuhnya pimpinan kelompok separatis Poso Santoso, beredar berita ancaman di sosial media oleh kelompok Santoso yang ditujukan kepada TNI dan Polri.

Menyikapi berita tersebut Komandan Kodim (Dandim) 0826/Pamekasan Letkol Arm Mawardi, S.A.P dalam keterangan persnya kepada media menjelaskan bahwa TNI jajaran Kodim 0826 sudah diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan, baik yang melaksanakan dinas jaga di Makodim, Makoramil maupun yang melaksanakan dinas di lapangan.

"Saya sudah intruksikan ke jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan, baik yang bertugas di lapangan seperti kunjungan ke desa-desa untuk Babinsa maupun yang bertugas jaga di Makodim maupun Makoramil," jelas Dandim.

Dandim menegaskan dalam setiap kegiatan tidak boleh seorang diri, tapi ada teman sebagai body system sehingga saling menjaga.

"Harus ada teman, minimal berdua" tegasnya.

Dandim juga menegaskan bahwa kewaspadaan ini bukan hanya bagi TNI yang bertugas saja namun juga yang sedang acara bersama keluarga. 

Ketika disinggung apakah sudah ada instruksi dari pimpinan terkait situasi yang berkembang, Dandim mengatakan bahwa tidak ada instruksi khusus, namun instruksi serupa untuk meningkatkan kewaspadaan sudah ada sebelumnya. 

"Kewaspadaan terhadap pelaku terorisme sudah ada sejak lama, sehingga dengan situasi pasca terbunuhnya Santoso, saya hanya penekanan ulang saja," tutup Dandim. (PWI/Kodim Pamekasan)

Koramil Pegantenan Dampingi Pembuatan Pupuk Bokasi

PWI Pamekasan 04.08 Add Comment
Pamekasan (PWINews) - Karamil 0826/07 Pegantenan, Pamekasan, Jumat (22/7/2016) melakukan pendampingan pada kegiatan kursus pembuatan pupuk Organik Bokasi oleh mantri tani pada kelompok tani di wilayah itu.

Danramil Kapten Inf Suharto hadir secara langsung dalam kegiatan yang digelar Kelompok Tani Margo Santoso yang diketuai Samsu Rizal itu.

Danramil Kapten Inf Suharto hadir didampingi Mantri Tani Hj. Sutarsih dan suaminya H. Herman, berikut petugas penyuluh lapangan Suaidi dan lima anggotanya, serta 15 orang anggota Poktan Margo Mulyo.

"TNI perlu hadir secara langsung dalam setiap kegiatan pertanian, karena ini bagian dari tugas negara, bahkan TNI telah ditunjuk pemerintah secara untuk melakukan pendampingan dalam rangka mensukseskan program swasembada pangan," kata Danramil Pegantenan Kapten Inf Suharto, menjelaskan.

Berikut bahan-bahan pembuatan Pupuk Organik Bokshi, untuk satu Paket 2,5 Ton: 

a. Pupuk Kandang Kotoran teenak 60 zak.
b. Sekam/dedak/ serbuk Gergaji  10 zak.
c. Bakatul/Dedak Padi 50 Kg.
d. Em 4.  : 1 liter
e. Molases/tetes tebu/gula pasir: 1 kg.
f. Air Sumur  500 Litet (PWI/Kodim Pamekasan)

Koramil Proppo Dampingi Pembinaan Kelompok Tani

PWI Pamekasan 08.06 Add Comment
Pamekasan (PWINews) - Koramil 03 Proppo, Pamekasan melakukan pendampingan pada kegiatan kursus tani pada kelompok tani Desa Lenteng, Kecamatan Proppo yang digelar di balai desa setempat, Kamis (21/7/2016).

Danramil 0826/03 Proppo Kapten Inf Sumarhadi hadir secara langsung dalam kegiatan itu. Ia didampingi anggota Praka Nanang.

Hadir juga dalam kegiatan kursus Mantri Tani Bambang Suhendri, Petugas Penyuluh Lapangan Arif DC, Kepala Desa Lenteng Sarmawi dan 18 orang anggota kelompok tani.

Materi yang disampaikan dalam kursus tani itu, meliputi, cara mengetahui benih padi yang baik untuk disemai sebagai bibit, pola pemupukan berimbang dan tata cara penanaman sistim jarwo (jajar legowo) yang benar serta keuntungan sistem tanam itu.

"Pendampingan yang kami lakukan ini, dalam rangka mensukseskan program swasembada pangan di Kecamatan Proppo," kata Danramil Proppo Kapten Inf Sumarhadi.

Institusi TNI ditunjuk oleh pemerintah untuk melakukan pendampingan dalam upaya mensukseskan program swasembada pangan.

Di Pamekasan pendampingan kepada para petani ini digelar oleh prajurit TNI, mulai dari saat penyuluhan, hingga masa panen berakhir. (PWI/Kodim Pamekasan)

208 Siswa SMA Galis Ikuti Wawasan Kebangsaan TNI

PWI Pamekasan 07.13 Add Comment
Pamekasan (PWINews) - Sebanyak 208 siswa di SMA Negeri 1 Galis, Pamekasan, Kamis (21/7/2016) mengikuti wawasan kebangsaan yang digelar oleh Koramil 0826/04 Galis pada acara penutupan kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) di lembaga itu.

Wawasan kebangsaan oleh anggota prajurit TNI di Koramil Galis ini, disampaikan oleh Babinsa Konang Sertu Salahuddin dengan menekankan pada materi penghayatan dan pengamalan Pancasila sebagai dasar dan falsafah hidup bangsa ini.

"Dasar negara kita, yakni Pancasila dan UUD 1945 ini merupakan pedoman hidup kita dalam berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," katanya.

Disatu sisi, Pancasila tidak hanya sebaagai dasar negara dan falsafah hidup bangsa, akan tetapi, sebagai wujud nyata untuk menciptakan etika, moral, kepribadian dan tingkah laku yang berbudi luhur.

Dalam kesempatan itu, Sertu Salahuddin juga meminta agar para pelajar tidak terjerumus pada hal-hal negatif, yang bisa merusak masa depan mereka.

"Ingat itu, jangan terpengaruh hal-hal yang akan merusak masa depan kalian," pintanya.

Sertu solehudin juga mengingatkan, walaupun siswa/siswi asalnya dari berbagai sekolah SMP, MTs dan lain sebagainya, ia meminta agar bisa menciptakan jiwa korsa satu suara tanpa membedakan nama almamater.

"Jaga kekompakan jangan sampai timbul perpecahan setelah anda menjadi siswa SMA 1 Galis ini," pintanya.

Wawasan kebangsaan oleh Babinsa Konang Sertu Salahuddin ini selama satu jam, mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. (PWI/Kodim Pamekasan)

Koramil Pademawu Pupuk Nasionalisme Siswa SMA

PWI Pamekasan 06.41 Add Comment
Pamekasan (PWINews) - Upaya menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa bagi kalangan generasi muda bangsa ini terus dilakukan oleh prajurit TNI di Kabupaten Pamekasan.

Seperti yang digelar oleh Koramil 06/Pademawu pada 20 Juli 2016 pada Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) di SMA Negeri 1 Pamekasan.

Danramil Pademawu Kapten Inf Bambang Riyanto beserta dua orang anggotanya menggelar kegiatan Wawasan Kebangsaan dan bela negara di SMAN 1 Pademawu, di Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Dalam kegiatan yang diikuti sebanyak220 orang siswa, terdiri dari 118 laki-laki dan 102 perempuan itu, Danramil memberikan penjelasan panjang lebar tentang wawasan kebangsaan.

"Mari kita jaga keutuhan NKRI ini. Di tangan adik-adik ini, masa depan bangsa akan ditentukan," kata Danramil Pademawu Kapten Inf Bambang Riyanto dalam kesempatan itu.

Ada empat poin materi yang disampaikan abdi negara ini. Masing-masing tentang upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air dan rela berkorban demi bangsa, dan upaya mewujudkan rasa nasionalisme yang tinggi.

Selanjutnya materi tentang kedisiplinan dan sikap sopan santun terhadao guru, orang tua dan masyarakat. (PWI/Kodim Pamekasan)

Koramil Tlanakan Beri Wawasan Kebangsaan di SMA Ma'arif

PWI Pamekasan 06.20 Add Comment
Pamekasan (PWINews) - Koramil 02/Tlanakan, Pamekasan memberikan wawasan kebangsaan kepada siswa baru saat pengenalan lingkungan sekolah (PLS) di SMA Maarif 1, Desa Terak, Kecamatan Tlanakan pada 20 Juli 2016.

Danramil Kapten Inf Hendro Sugiono, SH terjun langsung memberikan materi bersama tiga orang anggotanya pada siswa kelas X SMA Ma'arif 1 yang terletak di Jalan Simpang 3 Desa Terak, Kecamatan Tlanakan itu.

Kegiatan pemberian materi wawasan kebangsaan dan bela negara pada siswa/siswi baru SMA Ma'arif l  Pamekasan itu untuk memberikan gambaran dan wawasan tentang sejarah perjuangan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

"Kegiatan ini juga untuk membentuk dan menumbuhkan sikap disiplin pada siswa/siswi SMA Ma'arif l Pamekasan," kata Danramil Tlanakan Kapten Inf Hendro Sugiono, SH, menjelaskan.

Ada beberapa poin yang disampaikan Koramil Tlanakan terkait wawasan kebangsaan dalam kesempatan itu. Antara lain tentang Rasa Kebangsaan, Paham Kebangsaan dan Semangat Kebangsaan, termasuk sejarah perjuangan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia  yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Harapannya, agar siswa/siswi yang juga sebagai generasi muda masa depan bangsa itu mengetahui dan mengerti tentang sejarah perjuangan Bangsa Indonesia.

Selain itu, Danramil juga memaparkan akan dampak negatif narkoba, dan oleh karenanya ia meminta agar siswa/siswi menjauhi barang haram itu.

"Narkoba ini hanya akan merusak dan menghancurkan mental Generasi Muda Bangsa," katanya, menegaskan.  

Usai menyampaikan wawasan kebangsaan, abdi negara ini juga mengajari tentang Peraturan Baris Berbaris (PBB) dengan tujuan untuk membentuk dan menumbuhkan sikap disiplin pada siswa/siswi yang sedang melaksanakan PLS, baik dalam belajar maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala SMA Maarif I Drs. H. Hamid Subir Mpd, mengaku sangat senang dengan kepedulian TNI membantu memberikan wawasan kebangsaan ini.

Ia berharap, kerja sama baik itu bisa terus berlangsung, sehingga mampu melahirkan mental generasi muda yang kokoh dan memiliki komitmen kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (PWI/Kodim Pamekasan)

Babinsa Beri Wawasan Kebangsaan di MTs Al-Huda

PWI Pamekasan 05.50 Add Comment
Pamekasan (PWINews) - Babinsa Duko Timur, Kecamatan Larangan, Pamekasan, memberikan materi wawasan kebangsaan di MTs Al-Huda, Pondok Pesantren Sumber Nangka di desa itu, saat Masa Orientasi Siswa (MOS).

Ada dua personel TNI yang terjun secara langsung memberikan wawasan kebangsaan di lembaga pendidikan yang ada dibawah naungan pondok pesantren yang digelar pada 20 Juli 2016 itu. Masing-masing Sertu Supriyadi dan Serda Muh Fauzi.

Selain memberikan wawasan kebangsaan, kedua abdi negara ini juga memberikan materi tentang budi pekerti serta bahaya obat terlarang narkoba.

"Adik-adik jangan sekali-kali mencoba mengkonsumsi narkoba, karena hal itu bisa merusak urat mental saudara, dan pada akhirnya akan merusak prilaku adik-adik sendiri," kata Sertu Supriyadi dalam kesempatan itu.

Kedua Babinsa ini juga menggugah pada siswa agar bisa menjadi generasi penerus bangsa yang baik, yang berguna bagi masyarakat, bangsa dan agama.

Ia mengemukakan, negara membutuhkan genarasi yang baik, kuat, cerdas, dan memiliki komitmen untuk memajukan negara Indonesia menjadi lebih baik.

Sementara itu, dalam pembekalan materi tentang wawasan kebangsaan oleh Babinsa ini, para siswa baru di lembaga pendidikan itu, terlihat sangat antusias.

Para siswa ini terlihat bangsa bisa bertatap muka dengan prajurit abdi negara. TNI ternyata tidak seperti yang mereka bayangkan selama ini, yakni kaku dan garang, akan tetapi juga bisa menjadi pendidikan atau guru yang patut diteladani. (PWI/Kodim Pamekasan)

Babinsa Beri Pendidikan Bela Negara di SMA Waru

PWI Pamekasan 03.45 Add Comment
Pamekasan (PWINews) - Babinsa dari Koramil 10 Waru, Pamekasan, memberikan pendidikan bela negara kepada siswa baru pada masa orientasi siswa (MOS) di SMA Negeri 1 Waru Pamekasan.

Pendidikan Bela Negara ini dilakukan oleh Serda Suherno pada 18 Juli 2016 mulai pukul 07.30 WIB hingga pukul 09.00 WIB, kepada 160 orang siswa baru yang terdiri dari 79 siswa dan 81 orang siswi pada masa orietansi.

"Pendidikan bela negara itu, kami ditekankan pada materi kedisiplinan tentang pelaksanaan PBB dan cara penghormatan yang benar agar siswa tertanam jiwa kekompakan dan kebersamaan," katanya dalam rilis yang disampaikan kepada media di Pamekasan, Selasa (19/7/2016).

Pendidikan bela negara saat MOS itu, atas seijin Kepala Sekolah H. Sumarwan Spd, dan dimaksudkan agar dalam diri siswa /siswi baru tertanam sikap patriotisme, disiplin dan bertanggung jawab, dan tidak menyimpang dari ketentuan lembaga pendidikan secara khusus dan upaya memupuk rasa nasionalisme melalui Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Para siswa di sekolah itu umumnya mengaku senang, bisa belajar baris berbaris secara langsung kepada TNI, apalagi sebagian diantara mereka ada yang bercita-cita menjadi abdi negara dengan menjadi prajurit TNI.

Kegiatan oleh Babinsa Waru ini, juga sesuai dengan instruksi Menteri Pendidikan bahwa MOS tidak boleh dilakukan oleh siswa, serta larangan akan praktik perploncoan. MOS harus diorientasikan pada kegiatan yang lebih mendidikan, serta menanamkan sikap nasionalisme pada siswa baru. (PWI/Kodim Pamekasan)

Babinsa Teja Timur Lakukan Deteksi Peredaran Vaksin

PWI Pamekasan 03.41 Add Comment
Pamekasan (PWINews) - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Teja Timur, Kecamatan Pamekasan, terus melakukan deteksi peredaran vaksin dengan memantau kegiatan imunisasi yang dilakukan oleh bidan.

Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Serda Suhardiyono pada 18 Juli 2016 di Desa Teja Timur, Kecamatan Pamekasan.

Babinsa ini melakukan kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh bidan di desa itu, Farida kepada balita pada kegiatan posyandu.

"Pendampingan ini kami lakukan untuk meyakinkan bahwa vaksin yang diberikan kepada balita benar-benar vaksi asli," katanya.

Kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai wujud kepedulian Babinsa menyikapi peredaran vaksin palsu di sejumlah daerah di Indonesia.

Di Pamekasan, vaksin palsu memang belum ditemukan, akan tetapi Babinsa di Desa Teja Timur ini berpendapan, prinsip kedokteran, yakni "lebih baik mencegah daripada mengobati" juga sesuai bagi petugas keamanan. (PWI/Kodim Pamekasan)
Dua Warga Pamekasan Tewas Tenggelam di Sungai

Dua Warga Pamekasan Tewas Tenggelam di Sungai

PWI Pamekasan 10.04 Add Comment
Pamekasan (PWINews) - Dua warga Pamekasan, Jawa Timur, tewas tenggelam di sungai saat keduanya mandi di Sungai Plesteran, Kelurahan Kowel.

"Kejadiannya tadi siang sekitar pukul 12.00 WIB dan kedua korban merupakan warga Kelurahan Kowel, Kecamatan Pamekasan," kata Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Arm Mawardi dalam rilis yang disampaikan Antara di Pamekasan, Rabu malam.

Kedua korban tenggelam itu masing-masing bernama Nur Aini (12) dan Diliana Puspitasari (18).

Sejumlah personel TNI diterjunkan membantu evakuasi korban di lokasi kejadian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan.

Musibah warga tenggelam ini terjadi saat keduanya mandi di sungai itu. 

Kala itu ada empat anak yang mandi di Sungai Plesteran tersebut. Dua anak lainnya bernama Afgan dan Dwi Fitriani.

Pada saat mandi, tiba-tiba Diliana Puspitasari jatuh terpeleset di tempat yang agak dalam. 

Pada saat bersamaan Nur Aini berniat mau menolong, tapi karena tidak kuat, apalagi ia masih jauh lebih muda dan lebih kecil dari Puspita, akhirnya Nur Aini juga ikut jatuh. 

"Karena si Nur Aini dan Puspita ini tenggelam, dua temannya Afgan dan Ftriani berupaya mencari bantuan warga," tutur Dandim.

Namun, kata dia, saat warga datang ke tempat kejadian perkara dan mencari korban di lokasi tenggelam, keduanya sudah ditemukan tidak bernyawa.

Jenazah korban selanjutnya dibawa pulang ke rumahnya masing-masing dan dikebumikan di pemakanan umum Kelurahan Kowel.

"Kedua korban meninggal ini ternyata masih terikat tali saudara, yakni sepupu," kata Dandim Mawardi menjelaskan. (AntaraNews.Com, 13 Juli 2016)
Warga Pamekasan Terbangkan Puluhan Balon Raksasa di Lebaran Ketupat

Warga Pamekasan Terbangkan Puluhan Balon Raksasa di Lebaran Ketupat

PWI Pamekasan 02.38 Add Comment
Pamekasan (PWINews) – Rayakan lebaran ketupat atau yang lebih dikenal dengan “Tellasan Topak” warga di Dusun Bunut, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menerbangkan puluhan balon raksasa. Rabu (13/7/2016) pagi
Pelepasan puluhan balon raksasa tersebut sudah menjadi tradisi tahunan, sebelum menerbangkan dilakukan istighasah bersama kemudian halal bihalal antar warga setempat.
“Ini memang setiap tahun dilakukan, hal ini untuk merayakan tellasan topa’,” kata Jalil Muhammad warga setempat
Penerbangan balon raksasa warna warni atau di Madura dikenal dengan Lu’ban itu, dilakukan di depan musholla Sabilul Muttaqin.
“Ini semua inisiatif alumni santri ngaji disini, dan memang dari terdahulunya secara turun temurun,” tutup Jalil
Prosesi melepaskan balon raksasa tersebut menjadi tontonan tersendiri bagi warga sekitar, bahkan warga banyak yang mengabadikan momen meluncurnya balon tersebut ke udara dengan camera handphone. (MediaMadura.Com, 13 Juli 2016)
Bupati Pamekasan Halalbihalal di hari pertama Masuk Kerja

Bupati Pamekasan Halalbihalal di hari pertama Masuk Kerja

PWI Pamekasan 00.33 Add Comment
Pamekasan (PWINews) - Bupati Pamekasan Achmad Syafii dan Wakilnya Kholil Asy'ari menggelar halalbihalal di hari pertama masuk kerja Senin, pascalibur Lebaran 1437 Hijriah.

Halalbihalal bupati dan wakil bupati bersama para pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Pamekasan itu digelar di depan Pendopo Ronggosukowati Pamekasan.

Dalam kesempatan itu bupati mengajak agar para PNS memanfaatkan momentum Idul Fitri 1437 Hijriah kali ini sebagai momentum untuk meningkatkan kinerja agar menjadi lebih baik.

"Mari kita jadikan momentum Idul Fitri kali ini untuk sama meningkatkan kinerja dan pengabdian kita kepada masyarakat," ajak bupati.

Ikut mendampingi bupati dan wakil bupati, Sekretaris Daerah (Sekda) Alwi, sejumlah kepala dinas, badan, dan kepala bagian serta asisten di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Bupati juga menjelaskan, pemkab akan melaporkan pegawai negeri sipil (PNS) yang bolos pada hari pertama masuk kerja tanpa alasan yang jelas, ke Kementerian Dalam Negeri.

Sebab, sesuai ketentuan, PNS tidak boleh menambah libur dan harus masuk sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

"Ini sesuai dengan instruksi yang disampaikan Kemendagri kepada pemkab," kata Bupati Pamekasan Achmad Syafii.

Jumlah PNS di lingkungan Pemkab Pamekasan saat ini sebanyak 9.172 orang, terdiri dari PNS laki-laki sebanyak 5.874 orang, dan sebanyak 3.304 sisanya merupakan PNS perempuan.

Mereka ini tersebar di 30 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan dengan jumlah PNS terbanyak di Dinas Pendidikan, yakni 6.099 orang. (Abd Aziz/ AntaraJatim.Com, 11 Juli 2016)
Dandim Minta Babinsa Perkuat Deteksi Dini Teroris

Dandim Minta Babinsa Perkuat Deteksi Dini Teroris

PWI Pamekasan 00.27 Add Comment
Pamekasan (PWINews) - Komandan Kodim 0826 Pamekasan, Jawa Timur Letkol Arm Mawardi meminta agar para Babinsa dan Pers Intel memperkuat deteksi dini kemungkinan masuknya terorisme di wilayah itu, mengusul adanya bom bunuh diri di Surakarta belum lama ini.

"Babinsa harus meningkatkan penguasaan wilayah sehingga bisa memetakan kerawanan, disamping untuk mendukung tugas pokok TNI-AD. Cegah tindakan pelanggaran dalam bentuk apapun karena hal tersebut dapat merugikan diri sendiri dan institusi," kata Dandim.

Dandim Mawardi mengemukakan hal ini, saat upacara mingguan Senin (11/7) di lapangan Makodim 0826 Pamekasan yang dilanjutkan dengan acara halalbihalal kepada semua prajurit di lingkungan Makodim Pamekasan.

Tidak hanya pada Babinda dan Pers Intel, instruksi untuk mewaspadai dan melakukan deteksi dini akan kemungkinan masuknya teroris di Pamekasan pada momentum Lebaran kali ini juga disampaikan kepada semua prajurit TNI di lingkungan Kodim 0826 Pamekasan.

"Semua anggota juga harus mencermati dan peka terhadap situasi yang berkembang serta permasalahan di dalam NKRI ini," katanya, menambahkan.

Secara khusus, Dandim juga menekankan agar anggotanya memperhatikan lebih serius terhadap kelompok ISIS, karena kelompok ini bisa merekrut anggota dalam jaringan (daring).

Ia menjelaskan, akhir-akhir ini gerakan ISIS sudah banyak ditunjukkan di media sosial, sehingga prajurit TNI juga dituntut untuk memiliki kepekaan dalam dunia daring, tak terkecuali Babinsa.

Usai upacara dan halalbihalal, Dandim 0826 Pamekasan selanjutnya menggelar kegiatan "Jam Komandan" di aula Makodim 0826 Pamekasan. Isinya permintaan maaf secara terbuka kepada semua pejabat dan anggota TNI dibawah naungan Kodim 0826 Pamekasan, serta ajakan kepada seluruh prajurit TNI untuk memanfaatkan momentum Lebaran sebagai ajang evaluasi dan refleksi agar kedepan bisa lebih baik. (Abd Aziz/ AntaraJatim.Com, 11 Juli 2016)

Dandim Pamekasan Minta Jajarannya Deteksi Teroris

PWI Pamekasan 00.18 Add Comment
Pamekasan (PWINews) - Komandan Kodim 0826 Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Letkol Arm. Mawardi meminta jajarannya untuk mendeteksi keberadaan teroris guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Menurutnya, keutuhan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) menjadi harga mati. Dengan demikian, Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai pengaman negara harus mencermati dan peka terhadap situasi yang berkembang saat ini. Terutama perihal maraknya aksi terorisme.

“Babinsa dan Pers Intel agar meningkatkan deteksi dini dengan adanya perkembangan terakhir. Seperti meningkatnya gerakan dari kelompok teroris yang melakukan bom bunuh diri di Mapolres Surakarta dan berkembangnya kelompok ISIS Indonesia yang banyak beredar di medsos,” tegasnya, Senin (11/7/2016).

Dia pun meminta bintara pembina desa (babinsa) untuk meningkatkan penguasaan wilayah. Sehingga dapat memetakan kerawanan wilayah guna mendukung tugas pokok TNI angkatan darat (AD).

“Cegah tindakan pelanggaran dalam bentuk apapun karena hal tersebut dapat merugikan diri sendiri dan Institusi,” tegas dia. (Marzukiy/ PortalMadura.Com, 11 Juli 2016)

Kodim Pamekasan Halalbihalal Bersama Semua Anggota

PWI Pamekasan 00.04 Add Comment
Pamekasan (PWINews) - Kodim 0826 Pamekasan, Senin (11/7/2016) menggelar upacara rutin mingguan dan halalbihalal bersama semua prajurit di lapangan Makodim setempat.

Upacara dengan Inspektur Letkol Arm Mawardi, S.AP selaku Komandan Kodim itu mulai Pukul 06.45 WIB dan selanjutnya pada pukul 07.30 WIB digelar halalbihalal, yakni saling bersalam-salaman dan bermaaf-maafan.

Kegiatan itu, juga sebagai bentuk perayaan hari-hari besar keagamaan umat Islam, yakni Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah.

Usai bersalaman dengan para petinggi dan prajurit di lingkungan Makodim 0826 Pamekasan, selanjutnya, pada pukul 08.00 WIB digelar "Jam Komandan" di aula Makodim 0826/Pamekasan.

Intinya, adalah Permohonan maaf dari Dandim 0826/Pamekasan beserta Keluarga kepada anggota dan keluarga prajurit TNI.

Dalam kesempatan itu Dandim juga mengingatkan agar semua anggota mencermati dan peka terhadap situasi yang berkembang serta permasalahan di dalam NKRI

"Babinsa dan Pers Intel agar meningkatkan deteksi dini dengan adanya perkembangan terakhir seperti meningkatnya gerakan dari pok teroris yang melakukan bom bunuh diri dipolres Surakarta dan berkembangnya pok ISIS Indonesia yang sebagaimana banyak beredar di medsos," kata Dandim.

Penekanan terhadap Babinsa agar meningkatkan penguasaan wilayah sehingga bisa memetakan kerawanan wilayah guna mendukung tugas pokok TNI-AD.

Dandim juga meminta agar TNI bisa mencegah tindakan pelanggaran dalam bentuk apapun karena hal tersebut dapat merugikan diri sendiri dan Institusi

Rangkaian acara upacara, halalbihalal yang dilanjutkan dengan "Jam Komandan" itu berlangsung hingga pukul 08.30 WIB dengan keadaan aman dan kondusif. (Kodim Pamekasan).

Kodim Sinergikan Empat Pilar Untuk Pamekasan Kondusif

PWI Pamekasan 14.38 Add Comment
Pamekasan (PWINews) - Kodim 0826 Pamekasan mensinergikan empat pilar, untuk menciptakan suasana kondusif pada malam takbiran dan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1437 Hijriah.

Upaya mensinergikan empat pilar ini dikemas dalam acara "Silaturrahman dan Buka Puasa Bersama TNI-Polri dengan Komunitas Abang Becak dan Wartawan Pamekasan" di Wisma Kediaman Komandan Kodim 0826 di Jalan Panglima Sudirman, Pamekasan, Senin (4/7/2016).

"Harapan kami, semoga dengan adanya kegiatan buka puasa bersama ini, kita bisa saling bersinergi dalam upaya menciptakan Pamekasan yang aman dan kondusif," kata Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Arm Mawardi.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Pamekasan AKBP Nowo Hadi Nugroho yang juga hadir dalam pertemuan itu.

Menurut kapolres, selain sebagai upaya untuk menciptakan suasana Pamekasan kondusif secara keseluruhan, acara itu juga digelar untuk menciptakan situasi kondusif saat malam takbiran.

"Kami ingin agar malam takbiran nanti bisa berjalan aman, lancar, umat Islam bisa menunaikan shalat Id dengan kusuk tanpa gangguan apapun," katanya.

Dalam acara yang menghadirkan sekitar 150 orang itu, Dandim juga memberikan kesempatan kepada dua wartawan Pamekasan mengevaluasi dan memberikan masukan kepada TNI-Polri atas kinerja yang telah dilakukan selama ini. Masing-masing ketua paguyuban wartawan lokal Pamekasan Aliasi Jurnalis Esa Arif dan ketua organisasi profesi wartawan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan Abd Aziz.

Esa mengapresiasi upaya kemitraan yang telah dilakukan Kodim dengan wartawan Pamekasan, sedangkan Abd Aziz, menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan kemitraan dengan organisasi profesi jurnalis di Pamekasan.

Pewarta Perum LBKN Antara wilayah Madura ini berharap, TNI hendaknya bisa mengetok tularkan kepada institusi lain, tentang upaya kemitraan yang dilakukan institusi itu dengan kalangan wartawan.

"Saya menilai Kodim adalah salah satu institusi yang tergolong melek media. Ini penting, karena media sebagai penopang dalam upaya mewujudkan situasi keamanan yang kondusif, disampang sebagai sarana pendidikan publik," katanya.

Seusai buka puasa bersama, undangan dari empat pilar ini selanjutnya menggelat shalat berjamaah bersama. (PW/Kodim Pamekasan).

Koramil Pasean Cegah Pemuda Terjerumus Narkoba melalui Musik

PWI Pamekasan 12.50 Add Comment
Musik Patrol Satu Hati binaan Koramil Pasean
Pamekasan (PWINews) - Babinsa Koramil 0826/13 Pasean, Pamekasan berupaya mencegah para pemuda terjerumus dalam kasus narkoba dengan mengarahkan mereka menggemari musik tradisional daul atau musik patrol.

Salah satunya, seperti group musik patrol "Satu Hati" Babinsa Serma Sukur di Desa Daya, Kecamatan Pasean, Pamekasan.

"Pembentukan group musik ini, sebagai upaya kami untuk mengarahkan kegiatan pemuda di desa itu, kepada hal-hal yang negatif, dan tidak terjerumus pada narkoba dan berbagai jenis kenakaan remaja lainnya," katanya dalam keterangan pers yang disampaikan kepada media.

Serma Sukur tergerak membentuk kelompok musik daul atau musik patrol itu, karena di wilayah tersebut selama ini diketahui marak peredaran obat terlarang narkoba. Selain narkoba, aksi balapan liar juga marak terjadi di tiga kecamatan di wilayah utara, yakni Kecamatan Waru, Pasean dan Kecamatan Batumarmar).

"Saat ini marak kenakalan remaja seperti Narkoba dan balap liar, sehingga saya berpikir bagaimana caranya menyalurkan kegiatan mereka (pemuda) kedalam kegiatan positif dan bermanfaat, maka saya bentuk grup musik Patrol ini," katanya.

Pembentukan grup ini atas prakarsa Babinsa bersama beberapa tokoh masyarakat diantaranya Yanto, H. Ahmad dan Muh Sahid.

"Nama grup yang dipilih Satu Hati karena kita seluruh komponen masyarakat baik pemuda, orang tua, anak anak dan juga koramil menyatukan tujuan bertekad berbuat baik dan menjadi contoh bagi masyarakat Pamekasan" jelas Serma Sukur.

Saat ini personel grup musik Patrol "Satu Hati" berjumlah 60 orang pemuda dan mengisi kegiatan Ramadhan dengan berlatih dan memamerkan kemampuannya setiap sore di sisi jalan raya Waru-Pasean sambil menghibur masyarakat yang lewat.

"Group binaan TNI di Desa Tagangser Daya binaan Serma Sukur itu, kedepan direncanakan hendak dikolaborasikan dengan musik modern, sehingga memiliki daya tarik tersendiri dan semakin disuka kalangan pemuda di wilayah itu.

"Insyallah selesai Lebaran ini kami akan mengumpulkan dana untuk beli alat musik modern," katanya, menjelaskan. (PW/Kodim Pamekasan)
Banjir Landa Kota Sampang

Banjir Landa Kota Sampang

PWI Pamekasan 14.25 Add Comment
Sampang (PWINews) - Banjir melanda Kota Sampang, Jawa Timur, Sabtu, akibat Sungai Kalikemuning meluap, menyusul hujan deras yang mengguyur hulu sungai dalam dua hari terakhir berturut-turut.

"Banjir terjadi sejak tadi pagi, dan hingga siang ini, banjir semakin meluas, hingga memasuki monumen kota Sampang," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sampang Wisno Hartono kepada Antara per telepon, Sabtu siang.

Saat ini, ketinggian genangan air di Kota Bahari akibat banjir luapan sungai Kalikemuning itu, disebagian titik mencapai 1 meter. Sementara di dekat aliran sungai, kedalaman genangan air lebih dari satu meter.

Hingga sekitar pukul 13.00 WIB, tercatat enam desa/kelurahan di kota ini telah tergenang banjir, dan genangan banjir tersebut diperkirakan akan terus meluas, mengingat di wilayah utara Sampang hingga kini masih turun hujan.

"Banjir yang terjadi di Sampang ini kan merupakan banjir kiriman," kata Wisno menjelaskan.

Saat ini jalur lalu lintas dari Kota Sampang menuju Kecamatan Omben lumpuh. Pengendara yang hendak menuju Ombek, terpaksa haru melalui jalur menuju Kecamatan Kadungdung, atau melalui jalur lalu lintas menuju Kecamatan Camplong.

Selain menggenangi perkampungan warga di kota ini, banjir akibat luapan sungai Kalikemuning itu juga menggenangi sejumlah lembaga pendidikan di wilayah itu.

"Saat ini, genangan banjir sudah mendekati pos pantau Lebaran yang terletak di sebelah barat monumen Kota Sampang," kata warga setempat Sally Nawali.

Akibat banjir ini, pihak PLN setempat terpaksa melakukan pemadaman sementara enam gardu tiang listrik (GTT) yang ada di wilayah itu.

GTT yang dipadamkan itu meliputi GTT 154 di Desa Panggung, GTT 212 di Jalan Melati, GTT 250, 42 dan GTT 06 di Jalan Imam Bonjol serta GTT 11 di Jalan Pahlawan Sampang.

Pemadaman di GTT 154 mulai pukul 04:15 WIB, GTT 06 mulai pukul 04:33 WIB, sedangka GTT 42 pada pukul 05:32 WIB, GTT 212 pada pukul 05:37 WIB, GTT 250 pada pukul 05:48 WIB, dan GTT 11 pada pukul 05:51 WIB.

"Pemadaman kami lakukan, karena dikhawatirkan bisa membahayakan warga," kata Manajer PLN Sampang Umar Soleh. (AntaraJatim.Com, 2 Juli 2016)
Dinkes Pamekasan bentuk tim deteksi vaksin palsu

Dinkes Pamekasan bentuk tim deteksi vaksin palsu

PWI Pamekasan 20.17 Add Comment
Pamekasan (PWINews)- Dinkes Pamekasan Jawa Timur membentuk tim khusus guna mendeteksi kemungkinan adanya peredaran vaksin palsu di sejumlah rumah sakit di wilayah itu.
"Tim telah dibentuk beberapa hari lalu, mereka bertugas melakukan penelitian kemungkinan adanya peredaran vaksin palsu di Pamekasan ini," kata Kepala Dinkes Pamekasan Ismail Bey kepada Antara di Pamekasan, Jumat (1/7).
Ismail menjelaskan tim telah melakukan suvei persediaan obat di sejumlah rumat sakit di Pamekasan, seperti Rumah Sakit Umum Daerah Pamekasan, serta sejumlah rumah sakit swasta yang ada di Pamekasan.
"Sejauh ini kami memang belum menemukan adanya peredaran vaksin palsu. Tapi tim kami masih terus melakukan penyelidikan," katanya.
Ia menjelaskan selain melakukan penyelidikan ke rumah sakit yang ada di Pamekasan, tim nantinya juga akan memantau persediaan obat di sejumlah toko obat yang ada di Pamekasan.
Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa Pamekasan benar-benar bebas dari peredaran vaksin palsu.
"Ini kami lakukan karena peredaran vaksin palsu di masyarakat sebagaimana banyak diberitakan di berbagai media, jelas sangat meresahkan," katanya.
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti sebelumnya mengatakan vaksin palsu telah beredar di tujuh provinsi di Indonesia dan pabrik vaksin palsu itu ada di beberapa tempat.
Namun Badrodin enggan menyebutkan provinsi mana saja yang telah ada penemuan vaksi palsu. Ia hanya mengatakan penyidik Polri akan mengusut kasus itu hingga tuntas. Saat ini polisi terus menyelidiki kasus itu.
Tidak ada perusahaan farmasi besar yang terlibat dalam kasus vaksin palsu karena yang terungkap masih bersifat skala rumah tangga.
Polisi telah menetapkan 17 tersangka dalam kasus praktik produksi dan peredaran vaksin palsu itu. Mereka memiliki peran berbeda. Ada yang berperan sebagai produsen, pengumpul botol vaksin bekas, pembuat label vaksin, distributor, kurir hingga tenaga medis.
Terakhir, Polri menetapkan seorang bidan berinisial ME sebagai tersangka kasus vaksin palsu. ME ditangkap polisi di Ciracas, Jakarta pada Rabu (29/6) malam.
ME berperan sebagai tenaga medis yang memberi suntikan vaksin ke bayi, sekaligus berperan sebagai distributor vaksin.
Selain ME, ada dua orang lainnya yang turut ditangkap dalam operasi pada Rabu (29/6) malam. Namun dua orang yang ditangkap di lokasi berbeda itu masih diperiksa polisi.  (Elshnta.Com, 1 Juni 2016)
Mayoritas Perusahaan Terlambat Membayar THR

Mayoritas Perusahaan Terlambat Membayar THR

PWI Pamekasan 18.05 Add Comment
Pamekasan (PWINews) - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Pamekasan, mulai menyisir sejumlah perusahaan yang belum memberikan hak tunjangan hari raya (THR) kepada karyawanya, kemarin. Hasilnya, mayoritas perusahaan terlambat membayar THR.
Kepala Seksi Pengupahan dan Jaminan Sosial Dinsosnakertrans Pamekasan Ali Husni mengatakan, hingga kini hanya sebagian perusahaan yang sudah membayar THR kepada karyawan. Menurutnya, kurang lebih puluhan perusahaan yang mematuhi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan.
“Hasil pemantauan, mayoritas perusahaan masih belum bayar THR. Perusahaan berjanji akan memberikan THR pada H-3,” kata Alih Khusni, Kamis (30/6).
Berdasarkan pengakuan dari pimpinan perusahaan, lanjut Ali Khusni, keterlambatan membayar THR memang disengaja. Alasanya, perushaan kahawatir karyawanya tidak masuk kembali usai menerima tunjangan tersebut.
“Informasi dari perusahaan, tahun lalu karyawannya banyak yang tidak masuk usai menerima THR. Sehingga, tahun ini THR diperlambat,” bebernya.
Meski demikian, Khusni tetap akan memberlakukan sanksi bagi perushaan yang terlambat bayar THR. Dalam Permenaker sanksi atau denda sebesar 5 persen dari total gaji yang diterima setiap karyawan. Dinsosnakertran mengaku sudah mensosialisasikan Pemenaker kepada seluruh perusahaan di Pamekasan.
Bahkan saat sisiaolisasi pimpinan perushaan berkomitmen akan membyar THR kepada karyawanya sesuai ketentun dari menteri. Namun komitmen itu diabaikan.
“Sanksi itu sudah kami sampaikan kepada perusahaan. Dan kami juga mengimbau kepada karyawan untuk melaporkan bila perusahaan tidak memenuhi haknya,” tandasnya.
Dia menjelaskan, besaran THR bagi karyawan yang telah memiliki masa kerja selama satu tahun diberikan sebesar satu bulan upah. Sedangkan yang memiliki masa kerja satu bulan secara terus-menerus tetapi kurang 12 bulan diberikan secara proporsional sesuai masa kerja dengan perhitungan. (KabarMadura, 1 Juli 2016)