Tampilkan postingan dengan label Bangkalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bangkalan. Tampilkan semua postingan
Bangkalan Pecat Dua Pejabat karena Korupsi

Bangkalan Pecat Dua Pejabat karena Korupsi

PENAWARTA.COM - Sekretariat Pemkab Bangkalan memecat dua pejabat dari jabatannya karena menjadi tersangka kasus dugaan korupsi, yakni Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Umum Bagus Hariyanto dan Camat Tanjung Bumi Joko Budiono.

"Kami sudah mengajukan permohonan penggantinya sebagai pelaksana tugas (plt) untuk mengisi kekosongan jabatan kedua pejabat itu dan saat ini sudah diproses," kata sisten Pemerintahan Sekretariat Pemkab Bangkalan Hasanuddin Buchori di Bangkalan, Senin (01/08/2016).

Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Umum Bagus Hariyanto dicopot dari jabatannya karena yang bersangkutan tidak bisa menjalankan tugasnya, setelah menjadi tersangka kasus korupsi dan ditahan oleh kejaksaan negeri setempat.

Bagus Hariyanto ditangkap tim penyidik Kejari Bangkalan pada 20 Juli 2016 atas dugaan penyelewengan anggaran pengadaan barang dan jasa dengan kerugian sebesar Rp3,2 miliar pada APBD 2015.

Saat itu, Bagus menjabat sebagai Kabag Umum Pemkab Bangkalan.

Sedangkan Camat Tanjung Bumi Joko Budiono ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Bangkalan dan ditahan di mapolres setempat, setelah terbukti melakukan pemotongan dana desa di Kecamatan Tanjung Bumi.

Menurut Asisten Pemerintahan Sekretariat Pemkab Bangkalan Hasanuddin Buchori, pengajuan permohonan Plt untuk dua jabatan yang kini kosong itu, sudah disampaikan ke Bupati Bangkalan Moh Makmun Ibnu Fuad, namun belum ditanda tangani.

"Tugas kami hanya mengajukan, dan semua keputusan ada pada bupati," katanya, menjelaskan.

Hasanuddin Buchori menjelaskan, pihaknya sengaja mempercepat mengajukan pejabat pengganti, karena dikhawatirkan mengganggu kinerja pemerintahan, terutama camat, karena sebentar lagi akan digelar pemilihan kepala daerah secara serentak, sehingga keberaan pimpinan di tingkat kecamatan sangat dibutuhkan. (RimaNews.Com, 1 Agustus 2016)

BPJS Gandeng Kejari Sosialisasikan Perlindungan Tenaga Kerja

PENAWARTA.COM - Kejaksaan Negeri Bangkalan himbau perusahaan di Bangkalan untuk mendaftar program BPJS Ketenagakerjaan.

Hal ini disampaikan saat Sosialisasi UU Nomor 24 Tahun 2011 dan Program BPJS Ketenagakerjaan oleh Kejaksaan Negeri Bangkalan dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura, Rabu, 27 Juli 2016.

Dalam acara tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Bangkalan menyampaikan pentingnya perusahaan terdaftar di program BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini terkait dengan manfaat bagi para pekerja.

"Banyak keuntungan daripada kerugiannya, terutama dalam pelimpahan wewenang ketika terjadi kecelakaan kerja," tutur Riono Budi Santoso, Kepala Kejaksaan Negeri Bangkalan.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura, Guguk Heru Triyoko menyampaikan, saat ini jumlah perusahaan di Pulau Madura yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan masih sebanyak 580 perusahaan.

"Dari yang kami identifikasi masih terdapat 700 perusahaan yang belum mendaftar”, ungkapnya.

Padahal , dalam UU No 24 Tahun 2011 tertuang “Seluruh pekerja & pemberi kerja wajib mendaftarkan dirinya dan tenaga kerjanya di Program BPJS Ketenagakerjaan.

Hal ini terkait pula dengan sanksi administratif. "Ada sanksi administratif bagi perusahaan yang belum terdaftar, seperti teguran tertulis hingga kesulitan mengurus perijinan," ujar Kasi Datun Kejaksaan Negeri Bangkalan Noordin Kusumanegara. (*)

Perusahaan Mitra SKK Migas Terima Penghargaan Cinta Karya Nusantara

PWI Pamekasan 05.33 Add Comment
PENAWARTA.Com - Sebuah penghargaan yang sangat membanggakan diterima 3 (tiga) Kontraktor Kontrak kerjasama (KKKS) yang beroperasi di wilayah Jawa Timur. Mereka adalah Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO), Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) dan Husky CNOOC Madura Limited (HCML)

Tiga perusahan yang beroperasi di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas itu menerima "Penghargaan atas Kinerja Penggunaan Produk Dalam Negeri pada Kegiatan Usaha Hulu Migas 2015” dari Kementerian ESDM.

Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Ali Masyhar menyambut gembira atas keberhasilan PHE WMO, JOB PPEJ dan HCML meraih penghargaan ini. "Selamat atas capaian PHE WMO, JOB PPEJ dan HCML. Ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa industri migas punya manfaat langsung pada peningkatan perekomian dan dunia usaha nasional, termasuk di daerah," katanya, Senin (25/7/2016).

Penghargaan yang untuk PHE WMO, JOB PPEJ dan HCML itu diserahkan oleh Menteri ESDM, Sudirman Said diterima oleh General Manager PHE WMO, Sri Budiyani, General Manager JOB PPEJ Akbarsyah dan Senior Manager of Development HCML, Jonny Pasaribu, di kantor Kementerian ESDM, Jumat pekan lalu.

Dalam acara yang juga beragendakan “Breakfast Meeting Capaian Industri Migas Semester I Tahun 2016 dan Sosialisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri Pada Kegiatan Usaha Hulu Migas” tersebut, PHW WMO, JOB PPEJ dan HCML menjadi 3 (tiga) dari hanya 13 KKKS yang dinilai layak oleh Kementerian ESDM untuk menerima penghargaan ini.

Kinerja PHE WMO, JOB PPEJ dan HCML dalam penggunaan produk dalam negeri yang dinilai sangat baik mengantarkan HCML berhak untuk menerima "Penghargaan Cinta Karya Nusantara Dengan Peringkat Perak". (*)

Madura United Bungkam Persija 3-0

PWI Pamekasan 09.34 Add Comment
PENAWARTA.COM Madura United berhasil 'membungkam' Persija Jakarta dalam laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (24/7) malam dengan skor 3-0.

Ini merupakan kemenangan kelima yang diraih Madura United secara beruntun. Bekat hasil tersebut klub asal Jawa Timur itu kembali menjadi pemuncak klasemen ISC A dengan raihan 27 angka. Sementara untuk Persija kekalahan ini tak mengubah posisi mereka yang berada di tempat ke-12.

Madura United dan Persija menampilkan permainan terbuka sejak menit awal permainan dimulai. Kedua klub melakukan jual beli serangan lewat pemain sayapnya masing-masing.

Pada menit kedelapan Madura United yang mendapatkan penalti, setelah bek Persija Willian Pachecho menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak terlarang. Pablo Rodrigues yang menjadi eksekutor tendangan tersebut menjalankan tugasnya dengan baik.

Tertinggal satu gol, membuat Macan Kemayoran semakin gencar melakukan serangan ke daerah pertahanan Madura United. Namun, rapatnya barisan belakang skuat asuhan Gomes de Olivera tersebut membuat Persija tak bisa mencetak gol.

Di menit ke-20 hampir saja Madura United menggandakan kedudukan. Sayangnya, sepakan bola keras dari Elthon Maran, masih melenceng di sisi kiri gawang klub asal ibu kota.

Menjelang berakhirnya babak pertama Madura United kembali memperoleh kesempatan mencetak gol. Tetapi, tendangan spekulasi Slamet Nurcahyo masih bisa diantisipasi oleh kiper Persija Reky Rahayu. Hingga turun minum skor 1-0 tidak berubah.

Selepas turun minum, Persija berinisiatif mengambil serangan. Namun, usaha yang dilancarkan oleh Bambang Pamungkas dan kawan-kawan selalu bisa dibendung bek Madura United.

Memasuki pertengahan babak kedua Madura United baru bisa keluar dari tekanan Persija. Laskar Sape Kerrab  terlihat sudah menemukan permainannya seperti yang mereka lakukan di babak pertama.

Madura United akhirnya bisa menggandakan kedudukan pada menit ke-76. Slamet Nurcayho berhasil mencetak lewat sepakan kaki kanan setelah memaksimalkan umpan lambung yang diberikan Bayu Gatra.

Meski sudah unggul dua gol, Madura United tetap tidak mau menurunkan tempo serangannya. Mereka masih terus berupaya untuk menambah gol di pertandingan ini.

Menjelang berakhirnya pertandingan Madura United kembali mencetak gol. Dane Milovanovic berhasil mencetak gol lewat tendangan bebasnya di mulut gawang. Skor 3-0 untuk kemenangan Madura United bertahan hingga laga selesai. 

Berikut susunan pemain kedua tim:

Persija Jakarta
Reky Rahayu, Andik Rendika Rama, Gunawan Dwi Cahyo (Rachmat Afandi 80'), Maman Abdulrahman, Willian Pachecho, Amarzukih, Hoong Soon Hak, Syahroni, Novri Setiawan, Sutanto Tan (Ambrizal Umanailo 72'), Bambang Pamungkas (Rudi Setiawan 85')
Cadangan: Andritany Ardhiyasa, Ade Jantra, Rezaldi Hehanusa, Ambrizal Umanailo, Rudi Setiawan, Aldi Al Achya, Rachmat Afandi. (Pelatih: Paulo Camargo)

Madura United
Hery Prasetyo, Rendi Siregar, Fabiano Beltrame, Gilang Ginarsa, Asep Berlian, Ahmad Maulana, Slamet Nurcahyo, Bayu Gatra, Elthon Maran (Engelberd Sani 57'), Pablo Rodrigues (Rishadi Fauzi 83'), Erick Weeks (Dane Milovanovic 53')
Cadangan: Joko Ribowo, Jeki Arisandi, Guntur Ariyadi, Fajar Handika, Dane Milovanovic, Engelberd Sani, Rishadi Fauzi (Pelatih: Gomes de Olivera) (*)