Babinsa Lesong Sosialisasikan Bahaya Narkoba pada Remaja Masjid

PENAWARTA.COM - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Lesong, Koramil 0826/11 Batumarmar, Pamekasan Serda Suryadi menyusialisasikan bahaya narkoba kepada remaja masjid di desa itu.

Sosialisasi dalam rangka komunikasi sosial antara Babinsa dengan masyarakat itu digelar di kepada Remaja Masjid Lasa Barat di kediaman tokoh ulama setempat, yakni KH Muhammad di Dusun Campalok Timur,  Desa Lesong laok.

Dalam kesempatan itu Serda Suryadi menjelaskan, bahwa narkoba lebih banyak dampak negatifnya daripada manfaatnya.

Ia meminta agar remaja masjid bisa menjadi teladan, dalam memberantas peredaran narkoba. Salah satunya bisa dilakukan dengan mengajak para remaja dan pemuda lain yang tidak tergabung dengan Remas pada kegiatan-kegiatan yang bernilai positif.

"Pertahankan terus kegiatan-kegiatan baik yang adik-adik lakukan selama ini, karena ditangan adik-adik ini masa depan bangsa akan ditentukan," katanya.

Dalam kegiatan sosialisasi itu, Serda Suryadi nampak terlihat akrab dengan para remaja masjid itu. Bahkan mereka mengaku senang karena bisa bertemu dan berkomunikasi dengan prajurit TNI. (PWI/Kodim Pamekasan)

Pemerintah Alokasikan Rp60 miliar untuk PKH Sampang

PENAWARTA.COM - Pemerintah melalui Kementerian Sosial tahun ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp60 miliar untuk membantu kesejahteraan masyarakat melalui Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Menurut Kepala Dinsosnakertrans Sampang Malik Amrullah di Sampang, Minggu, anggaran sebesar Rp60 miliar lebih itu untuk 31.661 keluarga penerima bantuan PKH dan honor pendamping penerima PKH.

"Ini sesuai dengan data yang disampaikan Kemensos kepada Pemkab Sampang, terkait penerima bantuan PKH pada tahun anggaran 2016 ini," katanya.

Pencairan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama Rp27.096.608.750 dan tahap kedua sebesar Rp11.082.062.500, selebihnya untuk honor pendamping penerima PKH.

Ia menjelaskan sistem pencairan bantuan bagi penerima bantuan dalam program keluarga harapan ini secara langsung kepada penerima bantuan.

"Dananya tidak melalui pemerintah daerah. Kami di daerah hanya diberi tahu tentang jumlah keluarga penerima bantuan, serta anggaran yang dialokasikan," katanya.

Meski demikian, pemkab tetap bertanggung jawab untuk memantau pelaksanaan pencairan bantuan itu, agar sesuai ketentuan, yakni tepat jumlah dan tidak ada pemotongan.

"Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kecamatan agar mereka proaktif melakukan pengawasan, sehingga bantuan yang dicanangkan pemerintah itu sesuai harapan," katanya.

Malik Amrullah menjelaskan Kabupaten Sampang merupakan salah satu kabupaten di Pulau Madura yang masih berstatus sebagai kabupaten tertinggal, karena mayoritas penduduk di wilayah itu masih berada dalam taraf ekonomi lemah.

Selain itu, indeks pembangunan manusia juga masih rendah, di samping mayoritas penduduk Sampang hanya lulusan sekolah dasar. (AntaraNews.Com, 31 Juli 2016)

Pemain Madura United "Nyantri" di Bata-bata

PENAWARTA.COM - Manajemen klub sepak bola Madura United Foodball Club (MUFC) mengirim sejumlah pemainnya untuk belajar dan menjadi santri di Pondok Pesantren Bata-Bata, Pamekasan, Jawa Timur.

"Kegiatan pemain nyantri ini adalah bagian dari keterlibatan Madura United untuk mempromosikan potensi dan karakter Madura. yakni, Madura adalah santri," kata Presiden MU Achsanul Qosasi melalui keterangan di Pamekasan, Minggu (31/7) sore.

Pemain yang terlibat dalam kegiatan ini, sambung "AQ", sapaan karib Achsanul Qosasi, diharapkan nantinya bisa menjadi penghubung pesantren di Madura dengan orang-orang luar pesantren yang kadang memandang miring terhadap sistem pendidikan pesantren.

Mereka juga diharapkan bisa menjelaskan dunia pesantren di Madura melalui hidup bersama dengan para santri sehingga bisa mengetahui kehidupan dan kegiatan harian santri selama berada di pesantren.

"Selain juga, dengan adanya kegiatan pemain nyantri ini, pemain bisa berbagi ilmu sepak bola dengan para santri," katanya.

Ada tiga pemain yang telah ditunjuk mengikuti kegiatan pemain nyantri di Pondok Pesantren Bata-Bata, Palengaan, Pamekasan, itu.

Masing-masing Ahmad Maulana Putra, Gilang Ginarsa dan Bayu Gatra Sanggiawan.

Ketiga pemain ini juga diminta mengenal lebih dekat dunia pesantren, mempelajari berbagai jenis kegiatan pesantren, baik dari sisi keilmuan, maupun dari sisi amalan ibadah.

Selain itu mereka juga bertugas berbagi wawasan tentang ilmu sepak bola kepada para santri yang ada di pondok pesantren itu.

"Kegiatan pemain MU nyantri mulai tanggal 2 Agustus 2016 ini, dan mereka akan ada di pesantren selama dua hari," kata Achsanul Qosasi. (BeritaSatu.Com, 31 Juli 2016)

Madura United Geser Arema dari Puncak Klasemen

PENAWARTA.COM - Madura United berhasil membungkam Persipura Jayapura dengan skor 2-0, di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (30/7), dan dengan kemenangan ini Madura United menggeser Arema Cronus dari puncak klasemen.

Madura United tampil menyerang sejak menit awal pertandingan. Mereka berupaya memberikan tekanan gencar ke lini pertahanan tim Mutiara Hitam.

Namun beberapa kali upaya mereka kerap diredam para pemain Persipura. Tim tamu pun tak tinggal diam.

Para penggawa Persipura juga memberikan ancaman ke gawang Madura United. Peluang emas didapatkan Boakay Eddy Foday di depan gawang Laskar Sape Kerrab. Sayang, bola hasil sontekannya masih lemah, sehingga mampu diantisipasi kiper Madura United Hery Prasetyo.

Madura United akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-30. Itu setelah, gol spektakuler dicetak Dane Milovanovic lewat sepakan jarak jauhnya dari setengah lapangan. Kiper Persipura Ferdiansyah yang gagal mengantisipasi bola hasil tendangan Milovanovic tersebut. Skor pun berubah 1-0.

Unggul satu gol, Madura United tak mengendurkan serangan mereka. Tapi beberapa peluang yang mereka miliki gagal berbuah gol kembali. Persipura pun terlihat kesulitan untuk menembus pertahanan Madura United.

Skor 1-0, bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Persipura yang tertinggal satu gol mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Tapi justru mereka harus kembali kebobolan pada menit ke-50.

Menyusul, Bayu Gatra mampu mencetak gol, setelah memanfaatkan umpan daerah dari Milovanovic. Skor pun berubah 2-0.

Peluang emas kembali didapatkan Madura United melalui Slamet Nurcahyono. Sayang, tendangannya kali ini masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Persipura.

Persipura tak ingin menyerah begitu saja. Mereka kembali memberikan tekanan ke lini pertahanan tim tuan rumah. Tapi, masih bisa diredam para pemain Madura United.

Skuat asuhan Jafri Sastra masih kesulitan untuk membongkar pertahanan Madura United. Tendangan keras Osvaldo Haay masih jauh dari sasaran.

Serangan gencar yang dilakukan Boaz Solossa dan kawan-kawan gagal membuahkan hasil, begitu pula tekanan yang diberikan Madura United gagal menambah keunggulan mereka. Skor 2-0, bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain kedua tim

Madura United
Pelatih: Mario Gomes De Oliviera (77 Hery Prasetyo; 14 Rendi Siregar, 5 Munhar, 15 Fabiano Beltrame, 23 Gilang Ginarsa; 4 Asep Berlian, 13 Dane Milovanovic, 10 Slamet Nurcahyono, 7 Engelberd Sani, 8 Bayu Gatra Sanggiawan; 9 Pablo Aracil)

Cadangan: 33 Joko Ribowo, 30 Jeki Arisandi, 2 Guntur Ariyadi, 24 Fajar Handika, 11 Rossy Noprihanis, 17 Elthon Maran, 25 Rishadi Fauzi

Persipura Jayapura
Pelatih: Jafri Sastra (20 Ferdiansyah; 21 Yustinus Pae, 2 Rony Beroperay, 4 Ricardo Salampessy, 31 Dominggus Fakdawer, 45 Bio Paulin, 44 Yohanis Tjoe; 13 Ian Louis Kabes, 18 Riky Kayame; 86 Boaz Solossa, 30 Boakay Eddy Foday)

Cadangan: 27 Dede Sulaiman, 14 Ruben Sanadi, 28 Andri Ibo, 24 Marinus Mariyanto, 46 Osvaldo Haay, 10 James Koko Lomell, 33 Lukas Mandowen (*)

Jenazah TKI Korban Kapal Tenggelam Tiba di Pamekasan

PENAWARTA.COM  - Jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Blaban Pamekasan, Jawa Timur, Mudakkir (46) yang menjadi korban kapal tenggelam di perairan Johor, Malaysia pada 23 Juli 2016, Sabtu, sekitar pukul 05.30 WIB tiba di rumah duka.

Jenazah korban kapal tenggelam asal Dusun Perreng Manjeng, Desa Blaban Kecamatan Batmarmar itu dipulangkan dari Malaysia dengan menggunakan Pesawat Garuda Nomor Penerbangan GA 334.

“Almarhun telah selesai dikebumikan tadi, sekitar pukul 07.40 WIB di pemakaman umum desa setempat,” kata Kepala Desa Blaban Sukriyanto kepada Antara per telepon, Sabtu siang.

Sukriyanto, ikut menjemput secara langsung jenazah korban di Bandara Internasional Juanda Surabaya bersama perwakilan keluarga korban.

Setelah tiba di bandara kemudian dilakukan proses serah terima oleh petugas Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Kepada pihak korban.


“Saya sebagai kepala desa, mewakili keluarga korban dalam prosesi serah terima itu,” katanya, menjelaskan.

Selanjutnya pada pukul 05.30 WIB, jenazah almarhum tiba di rumah duka dengan menggunakan mobil ambulance bernomor polisi M-1852-NB milik Palang Merah Indonesia (PMI) dan dikawal oleh petugas Polsek dan anggota Koramil Tamberu, Pamekasan.

Pihak keluarga korban sengaja meminjam mobil milik PMI Sampang, karena Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Pamekasan, tidak bersedia memfasilitasi peminjaman mobil dengan dalih, tidak menerima laporan tertulis dari Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur, terkait adanya TKI asal Pamekasan yang meninggal dunia di perairan Johor, Malaysia itu.

Sementara itu, tangis haru dan derai air mata para kerabat dan keluarga korban, sempat mewarnai kedatangan jenazah TKI korban kapal tenggelam itu.

Sejumlah anggota TNI dari Babinsa Tamberu, telah menunggu kedatangan jenazah sejak dini hari dan mereka ikut membantu menguburkan jenazah.


“Alhamdulillah proses pemakaman berlangsung aman dan lancar, dan pihak keluarga menerima atas kematian almarhum sebagai musibah,” ujar Pasi Intel Kodim Pamekasan Kapten Inf Darminto.

Selain Mudakkir, TKI lainnya asal Pamekasan yang juga menjadi korban kapal tenggelam di Perairan Johor, Malaysia pada 23 Juli 2016 itu, Satrah (40) yang juga masih ponakan Madakkir.

Hasil identifikasi petugas kepolisian Malaysia, Satrah selamat, tapi saat ini yang bersangkutan masih ditahan oleh polisi Malaysia, karena tidak mengantongi dokumen resmi sebagai calon tenaga kerja.
Korban Kedelapan

Berdasarkan cacatan Antara, kasus korban kapal tenggalam pengangkut TKI ilegal sebagaimana menimpa Mudakkir dan Satrah itu, bukan yang pertama kali terjadi.

Pada September 2015, sebanyak enam TKI asal Pamekasan juga menjadi korban kapal tenggelam di Perairan Slangor Malaysia.

Keenam TKI itu, semuanya asal Dusun Seccang, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan yang ikut dalam kapal itu. Masing-masing bernama Punadi (35), Imam (34), Abd Hamid (55), Suna (50), Hosniyah (27) dan Hotimah (25).

Dari enam orang ini, dua di antaranya selamat, yakni Punadi dan Imam, sedangkan empat TKI lainnya ditemukan meninggal dunia oleh Tim SAR Malaysia.

Kala itu, kapal yang mengangkut WNI tersebut tenggelam di daerah Sabak Berenam, negara bagian Selangor, yaitu 10 mil dari pantai Malaysia karena kapal melebihi kapasitas muatan. (News.PwiPamekasan.Com, 30 Juli 2016)
Vaksin Palsu Tak Beredar di Sumenep

Vaksin Palsu Tak Beredar di Sumenep

PWI Pamekasan 11.26 Add Comment
PENAWARTA.Com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep optimistis vaksin palsu tidak beredar di kabupaten di ujung timur Pulau Madura tersebut.

"Semua vaksin yang beredar di Sumenep langsung dari pihak terkait di Kementerian Kesehatan dan pengadaannya dilakukan oleh jajaran kami," ujar Kepala Dinkes Sumenep dr A Fatoni di Sumenep, Jawa Timur, Senin.

Vaksin yang disediakan oleh klinik swasta dan praktek dokter swasta, baik umum maupun spesialis pun, kata dia, melalui Dinkes Sumenep.

"Kalau pengadaannya dari luar, segala kemungkinan bisa terjadi. Namun, di Sumenep, vaksin di klinik dan praktek dokter swasta itu juga dari pengadaan melalui Dinkes Sumenep. Jumlahnya pun cukup," ucapnya.

Sementara vaksin yang disediakan puskesmas termasuk rumah sakit daerah dipastikan dari Dinkes Sumenep.

"Kami secara rutin melakukan pengawasan ketersediaan vaksin, utamanya di klinik dan praktek dokter swasta, termasuk cara penyimpanannya. Alhamdulillah, tidak ada temuan vaksin palsu," kata Fatoni, menegaskan.

Ia pun berharap warga Sumenep tidak khawatir terhadap vaksin yang tersedia di puskesmas maupun klinik dan praktek dokter swasta.

"Sekali lagi, pengadaan semua vaksin di Sumenep itu langsung dari Kementerian Kesehatan sesuai sasaran dan kebutuhan dan melalui kami di Dinkes Sumenep. Tidak ada yang dari luar," ujarnya. (AntaraJatim.Com, 25 Juli 2016)
Kodim Sampang Periksa Aplikasi Game Pokemon Anggotanya

Kodim Sampang Periksa Aplikasi Game Pokemon Anggotanya

PWI Pamekasan 11.22 Add Comment
PENAWARTA.Com-Merembahnya demam game Pokemon Go yang telah menyasar semua kalangan, membuat Komandan Kodim (Dandim) 0828 Sampang Letkol Inf. Indrama Bodi mengambil langkah terhadap anggotanya, Senin (25/7/2016).
Saat apel pagi di lapangan Kodim setempat, Letkol Inf. Indrama Bodi langsung melakukan sidak terhadap seluruh Handphone angota TNI.

"Sebelumnya kita sudah menghimbau agar seluruh anggota Kodim 0828 Sampang tidak bermain game itu (Pokemon Go). Saat ini kita sidak untuk memastikan," kata Letkol Inf. Indrama Bodi usai sidak, Senin (25/7/2016). 

Dirinya mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada anggota Kodim 0828 Sampang yang bermain game tersebut.

Letkol Inf. Indrama Bodi menegaskan, seluruh anggotanya dilarang bermain game Pokemon Go, dan harus fokus terhadap tugas utama.

"Semua anggota harus menjalankan tugas utama, bukan bermain Pokemon Go," tegas Dandim 0828 Sampang.

Letkol Inf. Indrama Bodi mengungkapkan, larangan anggota TNI bermain game Pokemon Go cukup beralasan, karena akan mengganggu pekerjaan konsentrasi anggota dalam menjalankan tugas.

"Jelas sangat mengganggu tugas jika ada anggota yang bermaik Pokemon Go. Semua anggota Kodim 0828 Sampang saya larang bermain game itu," pungkasnya.

Pantauan RRI dilapangan, dalam sidak yang dilakukan, tidak ditemukan adanya aplikasi game Pokemon Go di handphone anggota Kodim 0828 Sampang. (RRI.Co.Id, 25 Juli 2016)
Logo PKI Bertebaran di Kota Sampang

Logo PKI Bertebaran di Kota Sampang

PWI Pamekasan 11.14 Add Comment
PENAWARTA.Com - Warga Sampang geger gara-gara beredarnya gambar dan logo Partai Komunis Indonesia (PKI) di sejumlah titik di perumahan Selong Permai Kabupaten Sampang, Senin  (25/7). Tak tanggung-tanggung, logo dan tulisan partai terlarang itu, muncul di 8 titik di perumahan Selong Permai, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang Kota.

Dengan adanya lambang PKI tersebut, aparat keamanan dari TNI, Polri dan Satpol PP langsung melakukan penyisiran dan menghapus logo tersebut agar kegaduhan di tengan masyarakat tidak meluas.

Kasat Intel Polres Sampang AKP Agus Sutanto mengaku, lambang PKI tersebut ditemukan pada delapan titik. Pihaknya saat ini terus melakukan pengembangan terkait hal itu. 

"Yang ditemukan ada  delapan titik. Saya yakin masyarakat Sampang sudah paham dan NKRI merupakan harga mati. Maka tidak akan terpengaruh," ucap AKP Agus Sutanto.

Menurutnya, adanya gambar lambang PKI itu hanyalah ulah dari orang iseng. Namun pihaknya akan terus waspada, agar tidak menciptakan keresahan.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Sampang Fadhilah Budiono meminta, aparat penegak hukum mengusut kejadian ini. Pelaku harus diungkap, karena keberadaan lambang PKI ini cukup membuat resah.

"Saya berharap aparat bisa mengungkap kasus ini,” singkatnya saat ditemui di kantor Pemerintah Kabupaten Sampang.

Pantauan di lapangan, tim gabungan yang terdiri dari  TNI 0828 Sampang, Polri, Satpol PP, Sekretaris Camat Kota, dan Lurah Gunung Sekar mendatangi lokasi dan melakukan penghapusan gambar dan logo PKI tersebut.

Bagian Operasional Satpol PP Kabupaten Sampang Suaidi yang ikut saat operasi penghapusan logo dan tulisan PKI,  menjelaskan terkait beredarnya logo terlarang di sejumlah titik di perumahan Selong Permai. 

Menurutnya penghapusan oleh tim gabungan yang dipimpin TNI 0828 Sampang.

"Jika melihat dari bentuk tulisan yang memakai cat warna merah di sejumlah titik tersebut, diduga pelakunya orang yang sama,” katanya.

Saat ini TNI 0828 Sampang sedang melakukan penyelidikan terkait munculnya gambar terlarang tersebut. Sepuluh anggota Satpol PP Sampang ikut membantu penertiban di lokasi munculnya gambar terlarang itu.

Febri salah satu warga perumahan Permata Selong Sampang mengatakan ia berharap gambar-gambar yang bertuliskan partai terlarang yang ditemukan aparat, tidak muncul lagi di kabupaten Sampang. (HarianBhirawa.Co.Id, 25 Juli 2016)
Gubernur Jabar Kepada Atlet Porwanas XII

Gubernur Jabar Kepada Atlet Porwanas XII

PWI Pamekasan 11.02 Add Comment
PENAWARTA.Com - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menggelar jamuan makan malam wartawan dari berbagai daerah di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (25/7/2016).

Wartawan yang hadir dari berbagai daerah itu merupakan peserta Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XII 2016 yang digelar di Kota Bandung.

Informasi yang dihimpun Tribun sebanyak 1.870 atlet dari 30 provinsi yang terdaftar sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) hadir akan mengikuti Porwanas XII. Porwanas sendiri akan dimulai Selasa 26 Juli 2016 sampai Jumat 29 Juli 2016.

"Untuk beberapa (tiga. Red) provinsi mengirimkan peninjau untuk meramaikan Porwanas," kata Ketua PWI Jawa Barat, Mirza Zulhadi, dalam sambutannya.

Setidaknya 10 cabang olah raga dipertandingkan dalam Porwanas. Selain itu satu cabang jurnalistik juga dipertandingkan dalam Porwanas.

Porwanas digelar di beberapa venue di Kota Bandung seperti di Universitas Pendidikan Indonesia, Siliwangi Bowling Senter, Lapangan Atletik Padjadjaran, dan lainnya. (TribunNews.Com, 25 Juli 2016)
Wakil Bupati Garut Lepas Atlet Porwanas XII

Wakil Bupati Garut Lepas Atlet Porwanas XII

PWI Pamekasan 10.57 Add Comment
PENAWARTA.Com - Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, Senin (25/7/2016) siang melepas atlet Porwanas.
Sebelumnya Helmi mengatakan, sinergitas antara wartawan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mesti terus dijalin.
” Kami memberikan apresiasi besar terhadap para atlet Porwanas Garut, karena sama-sama berkiprah untuk mengharumkan nama Kota Intan,” kata Helmi di ruang kerjanya, Senin (25/7/2016).
Menurut Helmi, dukungan ini sebagai bentuk komunikasi yang baik antara para kuli tinta dengan Pemda. Selain itu, wartawan sebagai pilar ke-empat yang memiliki peran besar dalam memajukan Garut.
” Tentunya dengan menyajikan informasi dalam sebuah pemberitaan tentang pembangunan di Kabupaten Garut,” tegasnya.
Helmi mengaku tidak alergi dengan berita kritik membangun dan bisa dipertanggung jawabkan.
“ Semua itu kami jadikan introspeksi menuju Garut yang lebih baik,” pungkasnya.
Porwanas ke XII dilaksanakan di Bandung, 25-30 Juli 2016.  Atlet Porwanas asal Garut yakni, Deni Rinjani dan Asep Sudrajat, Cabang Olahraga (Cabor) Futsal, Zeky Resmana Saleh (Catur) serta Asep Tatang (Bulutangkis). (FokusJabar.Com, 25 Juli 2016)
Defile kontingen Porwanas 2016 berpakaian adat daerah

Defile kontingen Porwanas 2016 berpakaian adat daerah

PWI Pamekasan 10.54 Add Comment
PENAWARTA.Com - Kontingen Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XII/2016 Jawa Barat akan mengenakan pakaian adat daerah masing-masing pada acara pembukaan pesta olahraga para pewarta tingkat nasional itu yang akan digelar di Stadion Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kota Bandung, Selasa (26/7).

"Peserta defile dari kontingen akan mengenakan pakaian adat masing-masing karena Porwanas XII/2016 merupakan bagian untuk memperkuat persatuan dan kesatuan NKRI," kata Ketua Pengurus Besar PB Porwanas XII/2016 Jabar Mirza Zulhadi di Bandung, Senin.

Ia menyebutkan, para peserta membawa pakaian adat masing-masing, dan rencananya akan berdefile di lintasan stadion di kampus universitas pendidikan itu. Tim kreatif telah mempersiapkan pagelaran kolaborasi seni budaya khas dengan iringan musik etnik.

Dalam kegiatan gladi resik atau persiapan terakhir di Stadion UPI Bandung, para pengisi acara melakukan persiapan dan mematangkan konsep upacara pembukaan yang akan menjadi bingkai dari semangat profesionalisme wartawan khususnya dalam membangun kehidupan olahraga di tanah air.

Pembukaan Porwanas XII/2016 akan dilakukan oleh Menpora Imam Nahrawi dan dihadiri oleh Gubernur Jabar H Ahmad Heryawan, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar, Ketua Umum PWI Margiono, pimpinan media dan sejumlah pejabat daerah dari sejumlah daerah di Indonesia.

Pada momen pembukaan itu, akan menampilkan performance musik dan tarian dari Ega Robot Percusion mulai dari tarian pembukaan, defile kontingen, tarian penyambutan serta beberapa tarian ceremoni lainnya.

Sedangkan alunan angklung dari tim Arumba Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung akan mengiringi Lagu Indonesia Raya dan Mars Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang diikuti oleh seluruh peserta upacara.

Sementara itu rampak kendang akan memandu detik-detik pembukaan Porwanas XII/2016 Jabar yang akan dilakukan oleh Menpora Imam Nahrawi. 

Sedangkan di penghujung prosesi mukadimah Porwanas akan dipungkas dengan penampilan musisi asal Jawa Barat Rika Rafika dan Doel Sumbang yang masing-masing menyanyikan dua lagu peserta Porwanas XII/2016.

Sebelum upacara pembukaan digelar, akan dimeriahkan dengan pertandingan antara para legenda kesebelasan Persib Bandung melawan tim gabungan wartawan dari sejumlah daerah di Indonesia.

Pertandingan eksibisi itu akan digelar mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB akan menampilkan sejumlah legenda Persib Bandung yang menjadi bagian dari sukses Persib dalam kancah sepak bola nasional.

Sementara itu Ketua PB Porwanas XII/2016 Jabar yang juga Ketua PWI Jawa Barat menegaskan Jabar telah siap 100 persen menggelar seluruh pertandingan Porwanas yang terdiri dari 10 cabang olahraga dan satu cabang karya jurnalistik.

Pemberdayaan EkonomiSementara itu Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat Raja Parlindungan Pane menyatakan Porwanas menjadi bagian dari ajang memperkuat persatuan dan persatuan bangsa. 

"Porwanas merupakan ajang silaturahim wartawan nasional untuk persatuan dan kesatuan. Kita bersilaturahim dan berkomitmen untuk menjadi bagian dalam pengembangan olahraga dan pemberdayaan ekonomi masyarakat," katanya. 

Bukan hanya untuk para wartawan namun juga berdampak terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Sebanyak 2000 atlet wartawan hadir di Bandung, selain itu sekitar 3000 supporter juga hadir di Bandung darui seluruh Indonesia. Artinya ada 5000 yang hadir dan itu jelas akan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di Jawa Barat," katanya.

Kehadiran duta wartawan dari 33 provinsi di Indonesia jelas memberikan dampak ekonomi yang signifikan, khususnya bagi Jawa Barat sebagai tuan rumah baik dari penyewaan hotel, sektor jasa, wisata belanja maupun sektor wisata lainnya.

"Bila satu orang anggota kontingen belanja Rp3 juta saja, maka Porwanas berkontribusi bagi Jawa Barat senilai Rp9 miliar. Dan itu merupakan salah satu bagian dari pemberdayaan ekonomi bagi Jabar," katanya.

Selain itu, dengan diperlombakannya karya jurnalistik yang melombakan tiga nomor yakni jurnalistik tulis, reportase radio dan jurnalistik foto juga memberi dampak yang besar bagi Jabar.

"Nomor itu baru diperlombakan di Porwanas, dan potensi dan kegiatan di Jabar disebarluaskan oleh peserta atau pewarta peserta ke seluruh peloksok tanah air melalui media masing-masing," kata Ketua SIWO PWI Pusat itu menambahkan. (AntaraNews.Com, 25 Juli 2016)
19 Atlet PWI Kepri Diberangkatkan ke Porwanas ke-12 Bandung

19 Atlet PWI Kepri Diberangkatkan ke Porwanas ke-12 Bandung

PWI Pamekasan 10.51 Add Comment
PENAWARTA.Com - Hari ini, Senin (25/7/2016), sebanyak 19 para jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri berangkat ke ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) PWI ke-12 di Bandung.

Para jurnalis Kepri tersebut akan bertanding untuk cabang olahraga bulutangkis, lari, biliar dan futsal.

Keberangkatan kontingen dilepas oleh Kepala Biro (Kabiro) Humas Pemprov Kepri Heri Muhrizal dan perwakilan Jotun, sebagai sponsor tunggal.

Salah satu atlet bulutangkis PWI Kepri, Richard Nainggolan, mengatakan, dirinya dan kontingen Kepri akan berusaha semaksimal mungkin mengharupkan nama Kepri.

"Kita akan bertanding sekuat tenaga dan mohon doa dari warga Kepri,"katanya. (Tribunnews.Com, 25 Juli 2016)

Perusahaan Mitra SKK Migas Terima Penghargaan Cinta Karya Nusantara

PWI Pamekasan 05.33 Add Comment
PENAWARTA.Com - Sebuah penghargaan yang sangat membanggakan diterima 3 (tiga) Kontraktor Kontrak kerjasama (KKKS) yang beroperasi di wilayah Jawa Timur. Mereka adalah Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO), Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) dan Husky CNOOC Madura Limited (HCML)

Tiga perusahan yang beroperasi di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas itu menerima "Penghargaan atas Kinerja Penggunaan Produk Dalam Negeri pada Kegiatan Usaha Hulu Migas 2015” dari Kementerian ESDM.

Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Ali Masyhar menyambut gembira atas keberhasilan PHE WMO, JOB PPEJ dan HCML meraih penghargaan ini. "Selamat atas capaian PHE WMO, JOB PPEJ dan HCML. Ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa industri migas punya manfaat langsung pada peningkatan perekomian dan dunia usaha nasional, termasuk di daerah," katanya, Senin (25/7/2016).

Penghargaan yang untuk PHE WMO, JOB PPEJ dan HCML itu diserahkan oleh Menteri ESDM, Sudirman Said diterima oleh General Manager PHE WMO, Sri Budiyani, General Manager JOB PPEJ Akbarsyah dan Senior Manager of Development HCML, Jonny Pasaribu, di kantor Kementerian ESDM, Jumat pekan lalu.

Dalam acara yang juga beragendakan “Breakfast Meeting Capaian Industri Migas Semester I Tahun 2016 dan Sosialisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri Pada Kegiatan Usaha Hulu Migas” tersebut, PHW WMO, JOB PPEJ dan HCML menjadi 3 (tiga) dari hanya 13 KKKS yang dinilai layak oleh Kementerian ESDM untuk menerima penghargaan ini.

Kinerja PHE WMO, JOB PPEJ dan HCML dalam penggunaan produk dalam negeri yang dinilai sangat baik mengantarkan HCML berhak untuk menerima "Penghargaan Cinta Karya Nusantara Dengan Peringkat Perak". (*)

Madura United Geser Arema dari Puncak Klasemen

PWI Pamekasan 10.32 Add Comment
PENAWARTA.Com - Madura United FC akhirnya menggeser posisi Arema Cronus dari puncak Klasemen setelah klub sepak bola berjuluk "Laskar Sape Kerap" ini berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 3-0 dalam laga lanjutan Indonesia Soccer Championship di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (24/7/2016) malam.

Dengan kemenangan 3-0 atas Persija Jakarta ini, MU sementara menduduki puncak klasemen ISC 2017 dengan raihan 27 poin, menggeser Arema yang meraih 26 poin.

Sementara Persija tetap terkunci di peringkat ke-12 dengan meraih 12 poin.

Sebelumnya Arema sempat berada di puncak klasemen, setelah klub sepak bola asal Malang, Jawa Timur ini berhasil mengalahkan Perseru Serui dengan skor 3-0 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (22/7/2016) malam.

Sementara itu, pelatih Persija Jakarta Paulo Camargo mengakui keunggulan, kemenangan klub sepak bola Madura United FC dalam laga lanjutan ISC itu, karena memang performa MU, tampil lebih baik, dan lebih kompak.

"Madura United bermain bagus dan kompak. Kondisi kami memang sulit dengan hanya mempunyai dua pemain asing," kata Camargo dalam keterangan persnya kepada media seusai pertandingan. (*)
Pelatih Persija: MU Memang Tampil Lebih Baik

Pelatih Persija: MU Memang Tampil Lebih Baik

PWI Pamekasan 10.03 Add Comment
PENAWARTA.Com - Pelatih Persija Jakarta Paulo Camargo mengakui keunggulan klub sepak bola Madura United FC dalam laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (24/7) malam.

"Pertandingan kali ini memang merupakan pertandingan yang sulit bagi Persija. Madura United bermain bagus dan kompak. Kondisi kami memang sulit dengan hanya mempunyai dua pemain asing," kata Camargo dalam keterangan persnya kepada media seusai pertandingan.

Persija Jakarta meraih hasil buruk dalam lanjutan ISC bahkan klub sepak bola berjuluk "Macan Kemayoran" dihajar oleh klub sepak bola asal Pulau Garam Madura ini dengan skor 3-0.

Persija juga tidak pernah menang di enam laga terakhir ISC (5 kalah, 1 imbang). Rangkaian hasil buruk ini membuat Persija tertahan di posisi 13 klasemen.

"Tapi, kami tetap berharap dukungan dari suporter dan semua pihak untuk melewati masa sulit ini," katanya menambahkan.

Saat laga menghadapi klub berjuluk "Laskar Sape Kerap" itu, Persija sudah kebobolan di menit 9 lewat gol Rodrigues Aracil Pablo. Sementara dua gol MU lainnya lainnya dicetak Slamet Nurcahyono (76') dan Dane Milovanovic (90'). (*)

Madura United Bungkam Persija 3-0

PWI Pamekasan 09.34 Add Comment
PENAWARTA.COM Madura United berhasil 'membungkam' Persija Jakarta dalam laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (24/7) malam dengan skor 3-0.

Ini merupakan kemenangan kelima yang diraih Madura United secara beruntun. Bekat hasil tersebut klub asal Jawa Timur itu kembali menjadi pemuncak klasemen ISC A dengan raihan 27 angka. Sementara untuk Persija kekalahan ini tak mengubah posisi mereka yang berada di tempat ke-12.

Madura United dan Persija menampilkan permainan terbuka sejak menit awal permainan dimulai. Kedua klub melakukan jual beli serangan lewat pemain sayapnya masing-masing.

Pada menit kedelapan Madura United yang mendapatkan penalti, setelah bek Persija Willian Pachecho menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak terlarang. Pablo Rodrigues yang menjadi eksekutor tendangan tersebut menjalankan tugasnya dengan baik.

Tertinggal satu gol, membuat Macan Kemayoran semakin gencar melakukan serangan ke daerah pertahanan Madura United. Namun, rapatnya barisan belakang skuat asuhan Gomes de Olivera tersebut membuat Persija tak bisa mencetak gol.

Di menit ke-20 hampir saja Madura United menggandakan kedudukan. Sayangnya, sepakan bola keras dari Elthon Maran, masih melenceng di sisi kiri gawang klub asal ibu kota.

Menjelang berakhirnya babak pertama Madura United kembali memperoleh kesempatan mencetak gol. Tetapi, tendangan spekulasi Slamet Nurcahyo masih bisa diantisipasi oleh kiper Persija Reky Rahayu. Hingga turun minum skor 1-0 tidak berubah.

Selepas turun minum, Persija berinisiatif mengambil serangan. Namun, usaha yang dilancarkan oleh Bambang Pamungkas dan kawan-kawan selalu bisa dibendung bek Madura United.

Memasuki pertengahan babak kedua Madura United baru bisa keluar dari tekanan Persija. Laskar Sape Kerrab  terlihat sudah menemukan permainannya seperti yang mereka lakukan di babak pertama.

Madura United akhirnya bisa menggandakan kedudukan pada menit ke-76. Slamet Nurcayho berhasil mencetak lewat sepakan kaki kanan setelah memaksimalkan umpan lambung yang diberikan Bayu Gatra.

Meski sudah unggul dua gol, Madura United tetap tidak mau menurunkan tempo serangannya. Mereka masih terus berupaya untuk menambah gol di pertandingan ini.

Menjelang berakhirnya pertandingan Madura United kembali mencetak gol. Dane Milovanovic berhasil mencetak gol lewat tendangan bebasnya di mulut gawang. Skor 3-0 untuk kemenangan Madura United bertahan hingga laga selesai. 

Berikut susunan pemain kedua tim:

Persija Jakarta
Reky Rahayu, Andik Rendika Rama, Gunawan Dwi Cahyo (Rachmat Afandi 80'), Maman Abdulrahman, Willian Pachecho, Amarzukih, Hoong Soon Hak, Syahroni, Novri Setiawan, Sutanto Tan (Ambrizal Umanailo 72'), Bambang Pamungkas (Rudi Setiawan 85')
Cadangan: Andritany Ardhiyasa, Ade Jantra, Rezaldi Hehanusa, Ambrizal Umanailo, Rudi Setiawan, Aldi Al Achya, Rachmat Afandi. (Pelatih: Paulo Camargo)

Madura United
Hery Prasetyo, Rendi Siregar, Fabiano Beltrame, Gilang Ginarsa, Asep Berlian, Ahmad Maulana, Slamet Nurcahyo, Bayu Gatra, Elthon Maran (Engelberd Sani 57'), Pablo Rodrigues (Rishadi Fauzi 83'), Erick Weeks (Dane Milovanovic 53')
Cadangan: Joko Ribowo, Jeki Arisandi, Guntur Ariyadi, Fajar Handika, Dane Milovanovic, Engelberd Sani, Rishadi Fauzi (Pelatih: Gomes de Olivera) (*)

Babinsa Desa Bicorong Bantu Petani Taman Padi

PWI Pamekasan 11.43 Add Comment
PENAWARTA.COM - Koramil 0826/09 Pakong, Babinsa Desa Bicorong Serda Totok Suhendro, Sabtu (23/7/2016) membantu petani melakukan penanaman padi, bersama masyarakat setempat.

Penenaman padi pada masa tanam ketiga (MT3) ini digelar di lahan milik H Hanif, anggota kelompok tani (poktan) Nuju Jaya Dusun Sawah Desa Bicorong.

Prajurit TNI yang bertugas di Koramil Pakong ini, terjun bersama warga di desa itu, membantu menanam padi di lahan seluas 0,8 hektare.

Menurut Totok Suhendro, hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab atas tugas yang dibebankan kepada prajurit TNI yang telah ditunjuk oleh negara untuk melakukan pendampingan mensukseskan program swasembada pangan.

"TNI ini kan telah ditugaskan negara untuk membantu petani melakukan pendampingan, dalam upaya mensukseskan program swasembada pangan," katanya, menjelaskan.

Masyarakat di dusun ini, umumnya mengaku senang bisa bergaul akrab dengan TNI. TNI kata Haji Hanif, tidak lagi ditakuti oleh masyarakat, akan tetapi sudah menjadi mitra masyarakat. (PWI/Kodim Pamekasan)

Distan Pamekasan Ajari Petani Membuat Pupuk Bokashi

PWI Pamekasan 11.01 Add Comment
PENAWARTA.COM - Dinas Pertanian Pamekasan, mengajari para petani di wilayah itu membuat pupuk organik bokashi dengan memanfaatkan kotoran ternak, sampah organik atau sampah dapur.

"Teknik pembuatan pupuk bokashi ini penting bagi petani, akan mereka bisa memanfaatkan potensi di sekitarnya, sehingga tidak kesulitan untuk mendapatkan pupuk, saat musim tanam berlangsung," kata Mantri Tani Dinas Pertanian Pamekasan Sutarsih di Pamekasan, Sabtu.

Kursus pembuatan pupuk organik bokashi ini serentak di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Salah satunya, seperti yang digelar Kelompok Tani Margo Santoso di Desa Pegantenan, Pamekasan.

Di kelompok tani ini, Mantri Tani dari Dinas Pertanian Pamekasan membimbing teknik pembuatan pupuk organik bokashi, mulai dari bahan yang disediakan hingga proses pembuatan sampai tuntas.

Sutarsih menjelaskan, untuk meningkatkan dan menjaga kestabilan produksi pertanian, khususnya tanaman pangan, perlu diterapkan teknologi yang murah dan mudah bagi petani. 

Teknologi tersebut, katanya, dituntut ramah lingkungan dan bisa memanfaatkan seluruh potensi sumberdaya alam yang ada dilingkungan pertanian, sehingga tidak memutus rantai sistem pertanian.

"Penggunaan pupuk bokashi merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan pada pertanian saat ini," katanya, menjelaskan. 

 Menurut dia, pupuk bokashi adalah pupuk organik yang terbuat dari bahan jerami, pupuk kandang, sampah organik, dan lain sebagainya.

Hasil fermentasi dengan teknologi EM-4 (larutan dekomposer) yang dapat digunakan untuk menyuburkan tanah dan menekan pertumbuhan patogen dalam tanah, sehingga efeknya dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman.

Bagi petani yang menuntut pemakaian pupuk yang praktis, kata dia, bokashi merupakan pupuk organik yang dapat dibuat dalam beberapa hari dan siap dipakai dalam waktu singkat.

Selain itu pembuatan pupuk bokashi tidak membutuhkan biaya mahal, sehingga sangat efektif dan efisien bagi petani padi, palawija, sayuran, bunga dan buah dalam peningkatan produksi tanaman.

Dalam kesempatan itu, Mantri Tani Sutarsih meminta petani menyediakan bahan-bahan yang dibutuhkan. Masing-masing pupuk kandang kotoran ternak sebanyak 60 sak, Sekam/dedak/ serbuk Gergaji  sebanyak 10 sak, bakatul/dedak padi sebanyak 50 kilogram, Em4 sebanyak 1 liter, molases/tetes tebu/gula pasir sebanyak 1 kilogram dan 500 liter air sumur.
    
Proses Pembuatan
 Setelah semua bahan terkumpul, proses pembuatan dimulai, yakni dengan melarutkan EM-4 dan gula ke dalam air.

Pupuk kandang, sekam padi, dan dedak dicampur secara merata, dan selanjutnya EM-4 disirampakan secara perlahan-lahan ke dalam adonan secara merata sampai kandungan air adonan mencapai 30 persen.

Bila adonan dikepal dengan tangan, air tidak menetes dan bila kepalan tangan dilepas maka adonan susah pecah (megar), adonan digundukan diatas ubin yang kering dengan ketinggian minimal 15-20 cm. Kemudian ditutup dengan karung goni selama 4-7 hari.

"Pertahankan gundukan adonan maksimal 500 C, bila suhunya lebih dari 500 C turunkan suhunya dengan cara membolak balik dan kemudian tutup kembali," terang Sutarsih.

Kepada para petani itu, Sutarsih mengingatkan, agar suhu tetap stabil. Sebab suhu yang tinggi dapat mengakibatkan bokashi menjadi rusak karena terjadi proses pembusukan.

"Pengecekan suhu ini sebaiknya dilakukan setiap 5 jam sekali, dan setelah 4-7 hari bokashi telah selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik," terang Sutarsih.

Kepala Dinas Pertanian Pamekasan Isye Windarti menjelaskan, jika para petani di Pamekasan semuanya membuat pupuk bokashi, maka kedepan tidak akan kesulitan untuk mendapatkan pupuk.

"Sebab kuota pupuk bersubsidi kita disini, terkadang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan petani. Makanya, jika para petani bisa membuat pupuk sendiri, tentu akan sangat membantu," katanya, menegaskan.

Data di Dinas Pertanian Pamekasan menyebutkan, kuota pupuk bersubsidi sebanyak 47.984 ton.

Rinciannya, pupuk jenis urea sebanyak 26.182 ton, SP-36 sebanyak 6.121 ton, ZA sebanyak 7.464 ton, pupuk NPK sebanyak 4.101 ton, dan pupuk pupuk organik bersubsidi sebanyak 4.116 ton.

Jumlah kuota ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan petani selama musim tanam dalam setahun, sehingga pemkab setempat terpaksa mengusulkan kembali jatah tambahan setiap pertengahan tahun.

"Jika petani kita telah mandiri, nantinya kita kan tidak perlu lagi mengusulkan jatah kuota pupuk tambahan, apalagi biayanya lebih murah dengan kualitas yang tidak kalah dari pupuk pabrikan," kata Isye Windarti menjelaskan. (AntaraJatim.Com, 23 Juli 2016)
Persija Jamu Madura United di SGB

Persija Jamu Madura United di SGB

PWI Pamekasan 07.11 Add Comment
Bangkalan (PWINews) - Klub sepak bola Persija Jakarta akan melawan Madura United FC di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) pada laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 yang akan digelar pada 24 Juli 2016.

"Laga Persija dengan Madura United ini digelar di Bangkalan, karena kami mendapatkan sanksi tidak boleh menggunakan kandang sendiri akibat bentrok yang terjadi antara supporter dengan aparat kepolisian," kata Panitia Pelaksana Pertandingan Persija Boby Kusumo Hadi dalam keterangan persnya di Bangkalan, Sabtu.

Dengan demikian, sambung Boby, meski SGB merupakan kandang Madura United, akan tetapi dalam laga melawan Persija Jakarta pada 24 Juli 2016 itu, menjadi tim tamu di rumahnya sendiri.

Boby mengaku, pantia lokal dari Madura United di Bangkalan juga banyak membantu Panpel Persija dalam mengurus kelengkapan pertandingan, termasuk berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat.

"Kami tentunya sangat berharap semua pihak bisa mendukung suksesnya pertandingan di SGB ini, termasuk masyarakat Madura," katanya.

Laga lanjutan antara Madura United melawan Persija Jakarta, seharusnya digelar pada 23 Juli 2016 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Namun, karena karena Persija mendapatkan hukuman tidak boleh menggunakan Stadion Gelora Bung Karno setelah terjadi bentrok antara polisi dan Jakmania membuat tim Macan Kemayoran ini kesulitan untuk mencari tempat pertandingan.

"Karena kesulitan tersebut, kami menawarkan kepada Manajemen Persija untuk memakai Stadion Gelora Bangkalan, ternyara Manajer Persija Fery Paulus setuju," katanya.

Sementara itu, pelatih Madura United FC Mario Gomes De Oliviera mengaku, optimistis akan mengantongi poin penuh pada laga lanjutan ISC melawan Persija Jakarta itu.
 
"Memang ada pemain inti kami yang tidak bisa diturunkan melawan Persija nanti, tapi kami sudah mempersiapkan pemain lain untuk menggantikan posisinya," ujar Gomes.

Pemain MU yang tidak bisa diturunkan dalam laga lanjutan melawan Persija itu adalah Munhar, karena akumulasi kartu kuning.

Ia menjelaskan, untuk mengganti posisi Munhar ini, Gomes mengaku masih memiliki Maulana dan Dane Milavanovic dan Guntur.

"Jadi masih ada beberapa pemain yang memiliki karakter sebagai stoper untuk menggantikan posisi Munhar ini," ucap Gomes. (AntaraJatim.Com, 23 Juli 2016)
Ketua PWI: Porwanas Komitmen Wartawan Terhadap Olahraga

Ketua PWI: Porwanas Komitmen Wartawan Terhadap Olahraga

PWI Pamekasan 06.23 Add Comment
Jakarta (PWINews) - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Margiono, Kamis (21/7)  menyatakan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) merupakan ajang konsolidasi dan komitmen wartawan terhadap dunia olahraga yang merupakan salah satu liputan populer.
“Porwanas selain ajang konsolidasi dan silaturahim wartawan di Indonesia, juga untuk membuka semangat dan keterampilan jurnalistik, karena olahraga sebagai salah satu cabang peliputan yang populer dan ditunggu oleh masyarakat,” kata Margiono.
Ia menyebutkan, Porwanas merupakan salah satu event besar selain Hari Pers Nasional. Ajang pertandingan olahraga multi even itu, menjadi ajang berkumpulnya para wartawan profesional dari seluruh provinsi di Indonesia.
Melalui kegiatan Porwanas juga diharapkan bisa meningkatkan semangat dalam menjalani dan menempa diri dalam berolah raga dan aktif mensosialisasikan olahraga di masyarakat.
Selain itu berkomitmen dan mengapresiasi liputan cabang olahraga yang merupakan salah satu konsumsi informasi yang ditunggu oleh masyarakat di Indonesia.
“Melalui ajang Porwanas, diharapkan para wartawan bisa menyemangati kehidupan olahraga di daerah juga menggali potensi daerah masing-masing,” kata Margiono.
Demikian halnya dengan Porwanas XII/2016 Jabar di Kota Bandung, Jawa Barat, kehadiran para wartawan dari  33 provinsi di Indonesia diharapkan bisa menyampaikan potensi Jawa Barat ke seluruh tanah air. Pada giliranya akan mendorong pemberdayaan ekonomi daerah.
Ia menyebutkan Porwanas XII/2016 Jabar juga mengusung semangat persatuan dan kesatuan, yang direfleksikan dalam defile upacara pembukaan yang mana setiap kontingen akan tampil dengan pakaian adat daerah masing-masing.
Pada kesempatan itu, Margiono mengapresiasi kepada berbagai pihak antara lain Pemprov Jabar, Polda Jabar, Kodam Siliwangi dan Lanud Husein Sastranegara dan pihak lainnya yang mendukung kegiatan itu.
Sementara itu Ketua Umum PB Porwanas Jabar Mirza Zulhadi menyatakan Jabar telah siap menjadi tuan rumah Porwanas XII/2016 yang akan dipusatkan di Kota Bandung. Upacara pembukaan akan dilakukan di Stadion Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung di Jalan Setiabudi Kota Bandung pada Selasa (26/7) pukul 11.30 WIB.
“Kami sudah siap menggelar pertandingan Porwanas XII/2016 yang akan mempertandingkan 10 cabang olahraga dan satu cabang karya jurnalistik,” kata Mirza Zulhadi.
Upacara pembukaan Porwanas XII/2016 Jabar rencananya akan dilakukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi yang akan dihadiri oleh Gubernur Jabar H Ahmad Heryawan dan lainnya. Kegiatan itu akan ditandai dengan defile kontingen dan pentas seni budaya dan eksebisi tim Persib Legend melawan PWI Legend.
Sepuluh cabang pertandingan antara lain sepak bola, bulutangkis, biliar, boling, bridge, tenis meja, tenis lapangan, catur, futsal dan atletik. Sebagian besar pertandingan digelar di Kompleks UPI Bandung.
Sementara itu Porwanas XII/2016 memiliki logo “Kujang’ yakni senjata khas Jawa Barat sedangkan maskotnya macan tutul yang dinamai “Jang Tutul”. Setiap peraih medali pada pertandingan Porwanas akan mendapatkan medali dan maskot khas berwarna kuning tutul itu.
Lebih lanjut Mirza yang juga Ketua Umum PWI Jawa Barat itu mengatakan kedatangan kontingen akan berlangsung sejak Minggu (24/7) hingga Senin (25/7) baik langsung ke Bandara Husein Sastranegara maupun melalui Bandara Soekarno Hatta. Selain itu sejumlah kontingen yang menggunakan moda kereta api akan disambut di Stasiun Kereta Api Bandung.
“Selain mengikuti pertandingan di ajang Porwanas, perwakilan dari kotingen juga akan melakukan peninjauan ke sejumlah venue PON XIX/2016 yang ada di Kota Bandung,” kata Mirza.
Sementara itu Wakil Ketua Bidang Pertandingan Porwanas XII/2016 Jabar, Pujo Hastowo menyatakan technical meeting cabang olahraga akan digelar pada Senin (25/7) di Kompleks Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
“Technical meeting akan digelar di UPI,” kata Pujo Hastowo menambahkan.
Sementara itu untuk PB Porwanas XII/2016 Jabar juga meluncurkan website www.porwanas2016jabar.com untuk menjadi panduan informasi tentang kegiatan kegiatan pekan olahraga wartawan se-Indonesia itu. (Kontroversinews.Com, 23 Juli 2016)