PENAWARTA.COM - Pemerintah Kabupata Pamekasan, Jawa Timur tahun ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp144,7 miliar lebih, untuk program kesejahteraan ssosial guna meningkat taraf hidup dan ekonomi masyarakat miskin di wilayah itu.
"Alokasi anggaran sebesar Rp144,7 miliar lebih ini untuk beberapa program kesejahteraan soal. Antara lain program keluarga harapan dan bantuan beras sejahtera," kata Bupati Pamekasan Achmad Syafii di Pamekasan, Senin.
Bupati menjelaskan, untuk program bantuan beras sejahtera, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp112.981.356.900 untuk 86.397 keluarga penerima bantuan.
Sedangkan untuk program keluarga harapan, sebesar Rp31.315.470.000 untuk 17.986 penerima bantuan.
"Ada juga program bantuan hibah dalam negeri sebesar Rp74.000.000," terang bupati.
Bantuan hibah dalam negeri ini, sambung bupati, untuk 370 keluarga penerima bantuan dan program tersebut atas bantuan pemerintah pusat.
"Tahun ini, kami juga menerima bantuan dua unit kendaraan siaga bencana dari pemerintah pusat senilai Rp405.719.000," katanya.
Sehingga, total anggaran yang disediakan pemerintah untuk program pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan sosial itu sebesar Rp144.776.546.300.
Bupati menjelaskan, program peningkatan kesejahteraan sosial ini sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.
"Semua jenis program sosial ini bentuknya merupakan bantuan langsung kepada masyarakat, sehingga sulit untuk dilakukan penyimpangan," katanya.
Kendatipun demikian, bupati menyatakan, pihaknya tetap meminta para pihak, baik instansi dinas terkait dan masyarakat untuk melakukan pengawasan.
"Sebab, terkadang meski sifatnya bantuan langsung, di beberapa daerah masih dtemukan adanya praktik penyimpangan," katanya.
Bupati menjelaskan, program kesejahteraan sosial itu telah berlangsung sejak beberapa bulan lalu, dan masyarakat penerima bantuan sudah menikmatinya.
"Melalui program ini, kami berharap, agar angka kemiskinan di Kabupaten Pamekasan bisa terus ditekan, dan masyarakat semakin maju," katanya.
Mantan anggota DPR RI dari Partai Demokrat ini menjelaskan, program bantuan kesejahteraan sosial itu tidak hanya untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat saja, akan tetapi juga juga dalam bidang pendidikan. (AntaraJatim.Com, 1 Agustus 2016)

EmoticonEmoticon